Rustam Efendi : “Putus” Dengan Ahok, Media Jangan Ganggu Kehidupan Pribadinya


Rustam Efendi - Setelah “Putus” Dengan Ahok, Media Jangan Ganggu Kehidupan Pribadinya - Sumber Gambar - ciricara,com

Kena Labrak Ahok, Walikota Jakarta Utara Katakan “Putus”

Mengingatkan Kita Pada Kisah Anak Muda

Biografi Rustam Efendi

Biasa anak muda kalau ngambek suka bilang putus
Ternyata pejabat pemerintah bisa juga seperti itu
Walikota Jakut susah kerja sama dengan si Ketus
Sekarang jenjang karirnya menemui jalan buntu

Halo Mas Bro dan Mbak Bro

Tau ga siapa itu Rustam Efendi?

Sebelum sampai ke cerita sedihnya, karena kena labrak Ahok, Walikota Jakarta Utara katakan “putus” sama Pemerintah DKI Jakarta. Kita kenalan dulu sama Mantan Wali Kota Jakarta Utara ini ya.

Rustam Efendi adalah puta asli Jakarta yang lahir pada 13 Oktober 1960. Mantan Wali Kota Jakarta Utara yang seharusnya pensiun pada bulan Oktober 2018 ini menjabat sejak Januari 2015 kemarin.

Kejadian seminggu yang lalu pada hari Jumat 22 April 2016 sepertinya adalah puncak Rustam Efendi sebagai manusia untuk menahan emosinya. Kalimat Ahok yang berbunyi “Duh Pak Wali Kota ini, saya selalu bilang begini Pak Wali, Pak Wali, kalau saya suruh usir orang itu wah ngelesnya. Jangan-jangan satu pihak sama Yusril ini?”.

Rustam Efendi - Setelah “Putus” Dengan Ahok, Media Jangan Ganggu Kehidupan Pribadinya - Sumber Gambar - tokokindonesia,com

Dua kalimat itu begitu menohoknya. Meski Ahok akhirnya berkata itu bercanda tapi buat Rustam Efendi yang saat itu sedang dilanda masalah soal banjir itu tamparan.


Baca Juga

  1. Kasus JIS : Petisi Kembali Menjadi Trending Topik
  2. Gandaria City – Mengupas Informasi Sebelum Dikonsumsi

 

Akhirnya kemarin Senin resmi Rustam Efendi mendapat gelar baru “Mantan Wali Kota Jakarta Utara”. Dia mengundurkan Diri Sebagai Wali Kota Jakarta Utara dengan alasan “Intinya menurut saya apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur itu, Pak Gubernur menilai kinerja saya masih kurang.”

Alasannya semata-mata karena kena labrak Ahok, Walikota Jakarta Utara katakan “putus” sama Pemerintah DKI Jakarta. Karena pengundurannya ini sebut aja RE menjadi terkenal sementara. Beberapa fakta kehidupan pribadinya menjadi bahan berita.

Cukuplah udah media jangan mengganggu kehidupan pribadi RE. Biarkan RE dan keluarganya punya waktu untuk menyendiri. Seperti layaknya kisah anak muda masa kini. Butuh waktu sendiri untuk melepas masa galau dan akhirnya bisa normal kembali.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi dengan kita.

Media jangan cuma mikir rating
Harusnya tetap memperhatikan privasi
Jangan sampai ideologi pers dibanting
Hanya kejar popularitas tanpa evaluasi

Rustam Efendi - Setelah “Putus” Dengan Ahok, Media Jangan Ganggu Kehidupan Pribadinya - Sumber Gambar - www.pusatgratis,com

Tembalang, Semarang
09:24 WIB 28 April 2016
2016/04/28/9-118
Tulisan Kita

Referensi

Hutabarat, Delvira Chaerani. 2016. 5 Fakta Rustam Efendi Wali Kota Seteru Ahok. http://news.liputan6.com/read/2493444/5-fakta-rustam-effendi-wali-kota-seteru-ahok diakses pada pukul 08:45 WIB hari Kamis, 28 April 2016

Wikipedia. 2016. Rustam Efendi (birokrat). https://id.wikipedia.org/wiki/Rustam_Effendi_(birokrat) diakses pada pukul 08:45 WIB hari Kamis, 28 April 2016

Sumber Gambar

ciricara.com diakses pada pukul 09:24 WIB hari Kamis, 28 April 2016
tokohindonesia.com diakses pada pukul 09:24 WIB hari Kamis, 28 April 2016
www.pusatgratis.com diakses pada pukul 09:24 WIB hari Kamis, 28 April 2016

[metaslider id=178]

Tentang Kita
Website : kekitaan.com
Twitter : kekitaan_
Line : @jat6583f
Facebook : Kekitaan Kita
Youtube : Kita/
Instagram : kekitaan_