Antara Rencana Pernikahan Ahok dan Tanggapan Keluarga Puput di Nganjuk


SURATKABAR.ID – Meski belum bisa dipastikan, namun keluarga di Nganjuk mengungkapkan kegembiraannya mendengar kabar pernikahan Bripda Puput Nastiti Devi dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menurut rencana akan digelar pada 15 Februari.

“Senang dong. Pasti datanglah kalau nanti betul menikahkan Puput. Ada dua saudara dekat ayah Puput, saya, dan kakak saya,” ungkap budhe Puput, Sunarwatik, ketika ditemui untuk dimintai tanggapan, pada Sabtu (19/1), seperti yang dikutip dari laman Detik.com.

Hal senada juga diungkapkan suami Sunarwatik, Sucipto. Ia mengaku keluarga di Nganjuk pasti akan menyambut dengan suka cita hari bahagia tersebut. “Pasti senanglah, Mas, keluarga di nganjuk. Semua orang tahu siapa Ahok,” Sucipto menimpali jawaban sang istri.

Di mata mereka, Ahok tentu bukan hanya tokoh terpandang sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta saja. Meski saat ini masih mendekam di balik jeruji besi, Ahok juga dikenal sebagai sosok dengan banyak pengagum lantaran kebijakan-kebijakannya semasa masih menjabat.

“Siapa sih, yang tidak kenal Ahok. Orangtua itu mana yang terbaik saja doanya. Dan Pak Ahok sendiri bukan orang yang biasa,” tutur wanita yang lebih akrab disapa dengan panggilan Watik tersebut.

Baca Juga: Ahok Menikah 15 Februari, Sang Sahabat Bocorkan Informasi Ini

Tak hanya pihak keluarga. Para tetangga Watik pun rata-rata sudah mendengar kabar pernikahan Puput dengan sang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sama halnya seperti Watik, mereka juga mengaku gembira apabila hal itu benar adanya.

“Saya ke pasar saat belanja pun sudah pada heboh ditanya soal Pak Ahok. Dan mereka intinya juga sangat senang jika Pak Ahok jadi menikah dengan keponakan saya,” tuturnya.

“Pada intinya, keluarga di Nganjuk selalu mendukung apa yang terbaik untuk Puput dan Ahok jika memang benar akan menikah setelah bebas nanti. Keluarga di Nganjuk menilai sosok Ahok adalah orang yang bijaksana,” imbuh Watik lebih lanjut.

Akan tetapi, apabila prosesi pernikahan tersebut memang benar terjadi, Watik menegaskan tidak akan digelar di Nganjuk. “Kalau di Nganjuk tidak mungkin ya, Pak,” ujar Watik sembari melayangkan pandangan ke arah sang suami.