Gempar! Hampir 5 Tahun Berlalu, Nelayan Indonesia Bersumpah di Bawah Al-Qur’an Beri Pengakuan Soal MH370


SURATKABAR.ID – Seorang nelayan asal Indonesia, yang diketahui bernama Rusli Khusmin (42), tiba-tiba menjadi perbincangan di sejumlah media pemberitaan luar negeri. Pasalnya, ia mengklaim tahu posisi pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh. Pengakuan tersebut sontak membuat heboh.

Seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com pada Rabu (16/1/2019), pesawat nahas MH370 dinyatakan menghilang pada 8 Maret 2014 silam. Hingga kini tak satu pihak pun yang berhasil membongkar keberadaan pesawat Malaysia Airlines tersebut.

Rusli, ditukil dari The Daily Mail bahkan secara khusus diterbangkan ke Kuala Lumpur, Malaysia oleh sebuah LSM untuk menyampaikan kesaksiannya terkait insiden kecelakaan maut yang menimpa pesawat terbang MH370.

Ia sampai bersedia disumpah di bawah Al-Qur’an sesaat sebelum memberikan kesaksian. Dalam pertemuan pers yang digelar di Subang Jaya, Kuala Lumpur, Rusli menuturkan bahwa ketika jatuh pesawat mengeluarkan asap pekat berwarna hitam.

“Aku lihat pesawat itu terbang oleng dari kiri ke kanan, seperti layangan putus. Tidak ada suara. Hanya asal hitam karena kebakaran, sebelum akhirnya pesawat terjun ke laut,” ungkap Rusli Khusmin dalam kesaksiannya.

Baca Juga: 2 Kali Lolos dari Kematian Karena Kecelakaan Lion Air, Beginilah Kondisi Pramugari Cantik Ini Sekarang

Menurutnya, pesawat jatuh di sekitar Selat Malaka, sisi timur Kota Langsa, Aceh. Tak hanya melihat jatuhnya pesawat, ia juga mengaku merekam posisi jatuhnya pesawat nahas itu. Ia merekam koordinatnya dengan sebuah alat GPS.

Belum dijelaskan lebih lanjut terkait bagaimana kisah Rusli ketika melihat insiden itu. Seperti yang dilansir The Daily Mail, ia hanya mengungkapkan, dirinya ebrsama kru kapalnya menyaksikan tragedi kecelakaan pesawat yang terjadi pada 8 Maret 5 tahun yang lalu secara langsung.

Entah apa alasannya ia memutuskan baru mengungkap semua itu nyaris 5 tahun usai peristiwa tersebut. Rusli menyerahkan data-data koordinat yang ia miliki kepada pihak CASSA, LSM Malaysia yang memang bergerak di bidang hukum serta keadilan publik.

Terkait hal tersebut, Presiden CASSA Dr Jacob George buka suara. Ia mengungkapkan akan menyerahkan barang bukti yang didapatkan dari Rusli kepada Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk kemudian ditindaklanjuti.

Seperti yang diketahui, pada 8 Maret 2014 silam, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 rute Kuala Lumpur-Beijing dinyatakan hilang kontak sampai detik ini. Pesawat tersebut membawa 239 penumpang dan kru pesawat.