Ditakuti Saat Kena Razia Lantaran Bawa Motor Tanpa Helm, Bocah Ini Langsung Peluk Polisi. Videonya Viral


SURATKABAR.ID – Pengguna media sosial Instagram ramai memperbincangkan sebuah video pelanggaran yang terjadi di jalan raya. Dalam video terlihat dua bocah laki-laki yang mengendarai sepeda motor, mereka kemudian dihentikan oleh dua orang petugas.

Video tersebut, dilansir dari Kompas.com, Selasa (15/1/2019), diunggah oleh pemilik akun Instagram @polreskukar. Tampak dua anak berbaju olahraga atau jersey berwarna biru donker dan baju oranye bergaris coklat. Mereka melintas jalan raya dengan kendaraan bermotor tanpa mengenakan helm.

Dua orang petugas kepolisian dalam video adalah Bripda Septian Perdana dan Bripda Rodi Gurnandi. Keduanya bertugas di Polres Kutai Kartanegara. Mereka melakukan penindakan terhadap dua bocah yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas.

Anak berbaju oranye bergaris coklat tampak menangis sembari memeluk Rodi sembari berjanji dan memohon agar tidak ditilang atau dijatuhi hukuman tertentu. Dalam video, terdengar suara Septian yang merekam kejadian ini, menakut-nakuti akan menahan mereka berdua selama sepekan.

Saat dihubungi, Septian mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/2) siang di Kelambu Kuning, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. “Kejadian sekitar pukul 11.30 Wita,” jelas Septian ketika dimintai konfirmasi pada Selasa (15/1).

Baca Juga: Viral! Diduga Orientasi Paskibra, Siswa-Siswi Ini Dicekoki Cairan Kuning Menjijikkan Layaknya Binatang

Pada saat itu, imbuh Septian, bersama Rodi ia tengah bersiap untuk kembali k epos usai selesai mengadakan razia. “Pas kebetulan anak tersebut lewat, lalu kami berhentikan. Mereka juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan,” jelasnya.

Akhirnya dua bocah tersebut pun diantarkan pulang ke rumah mereka masing-masing oleh Septian dan Rodi.

“Motor kami titipkan, lalu kami antar dengan mobil patrol ke rumah masing-masing. Motor harus orangtua atau keluarga yang ambil. Kami kasih imbauan saja (ke orangtua dan keluarga) supaya hal seperti itu tidak diulang kembali,” tegas Septian.

Dalam unggahannya, akun Instagram @polsekukar juga menyertakan imbauan kepada orangtua agar lebih bijak dalam memberikan sesuatu kepada anak mereka. Salah satunya adalah memberikan pemahaman kepada anak terkait bahayanya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya sebelum mereka cukup usia.

Anak-anak di bawah umur itu merupakan tanggung jawab orangtuanya. Seharusnya, orangtua tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya,” demikian bunyi salah satu kutipannya.

Lihat videonya di bawah ini:

View this post on Instagram

Selamat sore MITRA HUMAS, pentingnya pendidikan Tertib berlalu lintas sejak dini sehingga paham pentingnya keselamatan. Anak-anak di bawah umur itu merupakan tanggung jawab orang tuanya. Seharusnya, orang tua tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. orang tua harus bijak dalam memberikan sesuatu kepada anaknya. Berikan pemahaman kepada anak tentang bahaya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya sebelum usia yang tepat. Bijak itu bukan murah, bijak itu bukan keras, tapi memberikan edukasi kepada anak. Kalau dilarang dengan cara yang keras, si anak bisa mencuri-curi tanpa sepengetahuan orang tua. Kalau orang tua murah, sudah pasti dia menjerumuskan anak. Jadi bijak lah, memberikan edukasi agar si anak punya batasan-batasan dalam keselamatannya dia. . " MENUJU INDONESIA TERTIB, BERSATU KESELAMATAN NOMOR 1 " . #keselamatanberlalulintas #poldakaltim #polreskukar #PolriPromoter #polisipromoter #kukar #kutaikartanegara #satlantaskukar #kaltim #Kamihumaspolri

A post shared by Polres Kutai Kartanegara (@polreskukar) on