Ditagih Janji Posisi PNS oleh Ribuan Perangkat Desa, Begini Jawaban Jokowi


SURATKABAR.ID – Ribuan perangkat desa Indonesia yang berkumpul di Istora Senayan, Jakarta, dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo. Pada Senin (14/01/2019) pagi tadi, Jokowi yang mengenakan kemeja batik berwarna cokelat lengan panjang itu langsung memasuki arena Istora.

Menukil CNNIndonesia.com, Senin (14/01/2019), Jokowi disambut riuh rendah para perangkat desa. Mereka semua tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia. Ribuan perangkat desa itu memanggil -manggil nama Kepala Negara.

“Jokowi, Jokowi, Jokowi,” teriak para perangkat desa yang berasal dari sejumlah daerah.

Presiden Jokowi lantas menyempatkan diri menyalami perangkat desa yang tengah duduk lesehan di Istora. Mereka mengulurkan tangannya ke arah Jokowi, yang kemudian disambut oleh mantan wali kota Solo tersebut.

Kendati begitu, sejumlah perangkat desa meneriakkan seruan menagih janji kepada Jokowi. Mereka meminta Jokowi mewujudkan janjinya untuk segera mengangkat perangkat desa utnuk setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga: Ada yang Belum Dapat Bantuan Apapun, Korban Gempa Lombok Tagih Janji Bantuan Jokowi

“Mau mengangkat PNS pada 2014, tapi sekarang belum terealisasi,” tukas Agus (46), kepala dusun Krajan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menpan RB Syafrudin, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko juga tampak ikut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo.

Pengangkatan perangkat desa menjadi PNS secara bertahap merupakan salah satu program yang dijanjikan Jokowi dalam kampanye Pilpres lalu.

Diketahui, Pemerintah juga akan mereformasi struktur dan tatanan perangkat desa sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Wacana reformasi ini juga muncul setelah beberapa kepala desa diketahui menginginkan penyematan status pegawai negeri sipil (PNS) pada jabatan mereka.

Janji Angkat Perangkat Desa Setara ASN Golongan IIA

Presiden Jokowi berjanji akan segera mengangkat perangkat desa seluruh Indonesia setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan IIA. Untuk ASN golongan IIA, gaji paling rendah yaitu sekitar Rp 1,9 juta.

“Tetapi yang paling penting, sudah kita putuskan bahwa perangkat desa segera disetarakan dengan golongan IIA,” tandas Jokowi yang langsung disambut riuh ribuan perangkat desa.

Dinyatakan Jokowi, keputusan ini telah dibicarakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin.

Jokowi menyebut pemerintah saat ini tengah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan revisi aturan terkait akan selesai dalam waktu dua pekan.

“Jadi kepada saudara sekalian, ditunggu dua minggu sehingga segera bisa dilaksanakan dari perintah PP yang ada,” sebutnya.

Lebih lanjut, ucap Jokowi, para kepala desa dan perangkat desa juga akan didaftarkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Namun, Jokowi tak menyebutkan BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.

“Ketiga bahwa BPJS juga akan diberikan kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa,” imbuh Jokowi yang kembali disambut riuh para perangkat desa. Terdengar para perangkat desa memanggil nama Presiden.

Janji ini lantas disambut baik oleh Edi (29), yakni Bendahara Desa Kertosari, Kecamatan Jumo, Temanggung. Edi mengaku bahagia dan tenang setelah mendengar kabar gembira ini. Dia berharap kehidupan para perangkat desa bisa sejahtera.

“Senang, harapannya nanti ke depan bisa lebih pro lagi dengan perangkat desa dan dana desa juga meningkat,” tutur Edi.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.