Ngeri! Seorang Wanita Alami Migrain 3 Bulan, Ketika Diperiksa Dokter Temukan Hal Tak Terduga


SURATKABAR.ID – Jangan pernah menyepelekan sakit di salah satu bagian tubuh. Apalagi jika sakit itu datang berulang kali atau bertahan selama berbulan-bulan. Seperti yang dialami seorang wanita berusia 63 tahun asal Provinsi Ha Giang, Vietman satu ini.

Wanita tersebut, seperti yang diwartakan Detik.com pada Minggu (13/1/2019), mengeluh diserang sakit kepala sebelah alias migrain yang tak kunjung sembuh. Migrain itu terus ia rasakan tiga bulan lamanya. Dan begitu memeriksakan diri ke dokter, baru diketahui penyebabnya.

Dokter menemukan ada benjolan di daerah tenggorokan wanita malang itu. Awalnya dokter menduga benjolan tersebut adalah tumor ganas. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, wanita tersebut kemudian diminta segera melakukan operasi pengangkatan tumor.

Namun setelah pasien dibius dan prosesi operasi mulai dijalankan, tim dokter malah menemukan fakta yang sangat mengejutkan. Benjolan yang sempat dikira tumor, rupanya adalah seekor lintah dengan panjang 15 sentimeter.

Baca Juga: Heboh Serangan Maut Caroang yang Tewaskan Nelayan Pangandaran, Seperti Inilah Sosoknya. Tak Beracun Tapi…

Dalam video yang beredar di media sosial, dapat terlihat dengan sangat jelas bahwa lintah tersebut masih dalam kondisi hidup. Makhluk penghisap darah itu tampak bergerak-gerak begitu dikeluarkan dari tenggorokan si pasien dan diletakkan di atas meja operasi.

“Hiyaaa!” teriak salah seorang anggota tim ketika melihat lintah dikeluarkan melalui mulut si wanita.

Dikutip dari Newsflare, Minggu (13/1/2019), wanita tersebut terbilang sangat beruntung. Pasalnya, apabila tak segera terdeteksi, lintah itu bisa masuk ke area sinus. Dan jika demikian, maka ia akan mengalami gangguan pernapasan. Selain itu, proses pengangkatannya pun bakal jauh lebih rumit.

Tak diketahui secara pasti bagaimana akhirnya lintah tersebut bisa masuk ke tenggorokan si wanita. Namun menurut dokter yang memeriksanya, besar kemungkinan karena si pasien yang tinggal di daerah pegunungan tersebut sering mandi di sumber mata air.