Freeport Tak Akan Bagikan Dividen ke Inalum Selama 2 Tahun, Ini Penyebabnya


SURATKABAR.ID – PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Termasuk kepada pemilik mayoritas, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) selama dua tahun, yakni tahun 2019 hingga 2020.

“Sudah dihitung, bottom line kita enggak pakai dividen dua tahun. 2021 mulai ada sedikit,” jelas Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin, seperti yang dilansir Okezone.com dari laman Antara pada Kamis (10/1/2019).

Hal tersebut, diungkapkan Budi, disebabkan menurunnya produksi akibat adanya perbindahan produksi, di mana awalnya dari tambang terbuka (open pit) ke bawah tanah (underground). Ia mengungkapkan, pada 2023 produksi dan penerimaan akan mulai membaik. Diprediksi bisa mencapai US$ 2 miliar.

Disebutkan sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menaksir penerimaan PT Freeport Indonesia (PTFI) menurun pada tahun 2019.

Baca Juga: Dahlan Bongkar Fakta Penting di Balik Keberhasilan Akuisisi Freeport, Ada Nama SBY Hingga Jonan

“Penerimaan Freeport (akan) turun pada 2019. Baik revenue maupun pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortiasi (EBITDA),” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa, besar kemungkinan penyebab penurunan tersebut terjadi lantaran rencana PT Freeport yang akan masuk ke tambang dalam.

“Tahun 2020 (PT Freeport) masuk ke tambang dalam, sehingga nanti diharapkan pada tahun itu revenue maupun EBITDA-nya akan naik,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pada tahun 2019 pendapatan EBITDA PT Freeport Indonesia (PTFI) berada di ksiaran US$ 1 miliar saja. Angka tersebut tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan pendapatan EBITDA PTFI tahun 2018 yang bisa menyentuh angka US$ 4 miliar.

“Yang jelas turun dari tahun 2018. Kalau dihitung-hitungannya dari USD 4 miliar turun menjadi sekitar USD 1 miliar ini EBITDA,” tutur Bambang Gatot Ariyono di acara paparan kinerja di Kantor Direktorat Jenderal Minerba, Jakarta, pada Rabu (9/1) yang lalu.