Terkait Langkah Prabowo-Sandiaga Ubah Visi Misi dan Slogan, Grace Natalie Lontarkan Komentar Pedas


SURATKABAR.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie buka suara memberikan tanggapan pedas terkait langkah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang memutuskan mengubah visi misi mereka.

Grace Natalie, diwartakan JPNN.com pada Sabtu (12/1/2019), mengibaratkan rival kubu petahana tersebut sama halnya seperti sopir dan kondektur bus yang tiba-tiba saja mengubah jalur di tengah perjalanan. Ia menulai, keputusan tersebut adalah suatu hal yang sangat menakjubkan.

“Ibarat sopir dan kondektur bus tujuan Bandung. tapi tiba-tiba di tengah jalan mengumumkan rutenya berubah ke Bukittinggi,” ujar Grace dalam pidato politiknya di Festival 11 berjudul ‘Politik Akal Sehat, Politik Akal Muda’ yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1) malam.

Untuk diketahui, pasangan Prabowo-Sandiaga menyerahkan visi dan misi yang telah mereka revisi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (9/1) lalu. Akan tetapi, KPU dengan tegas menyatakan menolak perubahan visi misi mereka.

Menurut KPU, visi dan misi merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari dokumen pencalonan pasangan peserta Pemilu Presiden 2019. Dan ini berarti, setelah dilakukan verifikasi lalu dinyatakan sah, dokumen tersebut tak dapat lagi diubah.

Baca Juga: Demokrat Akan Laporkan Piala Kebohongan Andi Arief, PSI: Kami Merasa Tidak Ada Pelanggaran Hukum

Prabooow-Sandiaga mengaku ingin mengubah visi mereka menjadi lebih pendek dari yang mereka ajukan terdahulu.

Berikut visi pasangan Prabowo-Sandiaga dalam salinan sebelumnya:

Terwujudnya bangsa dan negara Republik Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat di bidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antarwarga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara.”

Sementara dalam visi terbaru, Prabowo-Sandiaga menggunakan kalimat yang lebih pendek, yakni:

Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur, relijius, dan bermartabat dalam bingkai persatuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.”

Selain mengubah visi misi, pasangan nomor urut 02 juga melakukan penggantian slogan. Jika dalam slogan yang lalu mereka menuliskan ‘Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi’, kini menjadi ‘Indonesia Menang’.