Fotonya Dicatut Katalog Prostitusi Online, Cathy Sharon Langsung Lapor Polisi


SURATKABAR.IDSetelah foto dirinya ternyata dicatut untuk katalog prostitusi, aktris cantik Cathy Sharon langsung melaporkannya ke polisi secara resmi. Menurut Sandy Arifin selaku kuasa hukum Cathy, pelaku dikenai pasal pornografi.

“Ada website pakai foto Mbak Cathy yang mukanya Mbak Cathy dan badan orang lain, dengan baju daleman saja dan itu tidak sopan. Masuk ke kategori undang-undang pornografi dan ITE,” kata Sandy Arifin di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Kamis (10/01/2019). Demikian seperti yang dilansir dari laporan Suara.com, Jumat (11/01/2019).

“Setelah konsultasi, kita melaporkan resmi ke Polda dengan pencemaran nama baik lewat media elektronik dan mendistribusikan konten pornografi. Kena pasal ITE dan pornografi,” katanya lagi.

Sandy melanjutkan, untuk terlapor sendiri saat ini masih dalam proses penyelidikan. Pasalnya foto tersebut sudah beredar di sebuah website.

“Pelaku masih lidik. Jadi masih dalam proses penyelidikan nanti penyidik yang menentukan siapa siapanya,” beber Sandy Arifin kemudian.

Baca juga: Selain Vanessa Angel, Deretan Artis Cantik Ini Diduga Pernah Terlibat Prostitusi Online

Hingga kini, mantan VJ MTV tersebut sudah menyiapkan beberapa saksi. Mereka siap diperiksa lebih lanjut untuk dimintai keterangan.

“Nanti ada saksi dari manajemen Cathy. Insya Allah setelah panggilan penyidik kita hadirkan saksi melanjutkan proses hukum,” tukas Sandy Arifin.

Seperti diketahui, foto wajah kakak Julie Estelle tersebut telah dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab. Dari gambar yang beredar, terlihat pose seksi Cathy Sharon yang dibanderol dengan harga Rp 60 juta untuk sekali kencan.

Foto yang Diedit

Cathy diketahui mendatangi Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (10/01/2019).

Menurutnya, foto itu sudah diubah dan diedit dengan menyatukan wajahnya dengan tubuh orang lain.

“Itu memang bukan foto saya,” tukas Cathy saat ditemui usai membuat laporan berkait pencatutan dirinya dalam katalog prostitusi online di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (10/01/2019). Demikian mengutip TribunNews.com.

Sandy Arifin juga menegaskan bahwa foto itu bukanlah murni foto kliennya.

“Tadi diklarifikasi pada saat kita bikin laporan kan ditanya sama penerima laporan. Dari polisi nanya, ‘Apakah benar ini foto Anda?’ menurut Mbak Cathy bukan kan,” ujar Sandy saat ditemui di lokasi yang sama.

“Kalau mukanya betul mukanya Mbak Cathy, tapi ke bawah badan dan bajunya tidak ada yang dikenal dan tidak ada yang identik sama sekali,” urainya yang menjelaskan foto kliemn

Cathy Sharon menjelaskan pertama kali ia mengetahui hal ini. Ia mengetahuinya melalui pesan singkat yang dikirimkan seseorang pada Selasa (08/01/2019).

“Kalau dari saya (pertama kali) tahu lewat (pesan di) WhatsApp, ada yang menghubungi saya mengirimkan foto dan link (katalog prostitusi online). Saya kaget dan sekaligus sedih melihat ada seperti itu,” beber Cathy menjabarkan.

Hal ini membuat Cathy cemas terhadap tanggapan orang-orang mengenai adanya informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan tersebut.

“Saya memikir asumsi publik yang tidak mengenal saya malah menduga-duga hal-hal yang tidak baik mengenai saya. Oleh sebab itu saya keberatan dan saya menghubungi (kuasa hukum) Sandy (Arifin),” lanjut Cathy kemudian.

Ia juga merasa hidupnya terganggu dengan adanya insiden ini, terutama pihak keluarga dan kerabatnya mulai bertanya-tanya kepadanya.

“Jadi saya keberatan dengan informasi (palsu yang) tersebar. Mengganggu kehidupan sosial saya. Selain itu saya melihat sekarang kita lagi memerangi hoax, jadi saya ingin berbicara juga dan ingin melaporkan supaya kita lebih waspada dengan yang namanya hoax,” tandas Cathy.

Ingin Bersihkan Nama Baik

Setelah kejadian ini, Cathy Sharon berharap namanya lekas bersih dari anggapan miring yang sudah beredar.

“Saya mau klarifikasi, saya ingin buat laporan juga supaya orang-orang juga tahu (kalau itu bukan saya) dan saya juga bisa saya ingin membersihkan nama saya,” tukas Cathy.

Akibat kejadian ini, ibu Cathy Sharon juga sampai dihubungi oleh teman dan kerabat untuk memastikan kebenaran akan foto yang tercatut di dalam katalog prostitusi online tersebut.

“Keluarga tahu (masalah ini), di sini yang saya bilang saya benar-benar merasa terganggu secara kehidupan sosial saya, karena ibu saya saja sampai ditelepon sama teman-temannya,” ungkap Cathy menuturkan.