Jutaan Orang Menganggur Setiap Bulan, Ini Pendidikan yang Dibutuhkan untuk Masuk Dunia Kerja


SURATKABAR.ID – Executive Director UNICEF Henrietta H. Fore, melalui laporan di World Economic Forum (WEF), mengungkapkan bahwa ada 1,8 miliar orang yang berusia antara 10 hingga 24 tahun di planet ini.

Dan setiap bulannya, seperti yang dilansir dari laman Kompas.com pada Rabu (9/1/2019), setidaknya ada 10 juta pemuda mencapai usia kerja. Mereka siap untuk memasuki masa produktif. Beberapa melanjutkan pendidikannya, sementara yang lain memutuskan masuk dunia kerja.

Sayangnya, dunia tak menciptakan pekerjaan baru dalam jumlah tersebut setiap bulannya. Henrietta menyampaikan, setidaknya 71 juta pemuda usia produktif menganggur di seluruh dunia. Dan ada sekitar 156 juta pemuda yang bekerja, tapi dengan bayaran kurang dari 3 dollar per hari.

Menurutnya, salah satu penyebab adalah adanya ketidakcocokan dramatis antara ketrampilan yang dimiliki orang-orang muda dengan jenis pekerjaan yang tersedia. Artinya, ketrampilan atau pendidikan yang mereka tempuh tidaklah cocok dengan tuntutan pasar kerja yang ada sekarang.

Kebanyakan anak muda yang memasuki dunia kerja harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Bahwa mereka ternyata tak memiliki ketrampilan dasar yang dibutuhkan untuk bisa bersaing dan mencapai puncak keberhasilan.

Baca Juga: Terkuak! Diperdaya, Ratusan Mahasiswa RI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Taiwan. Faktanya Bikin Muntab

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif UNICEF ini mencatat, secara global setidaknya 6 dari 10 anak-anak dan remaja tak mencapai kecakapan minimum dalam hal membaca dan matematika. Dan sebanyak 200 juta anak-anak dan remaja yang tidak bersekolah di seluruh dunia.

Ketrampilan Dasar yang Wajib Dimiliki

Henrietta menyampaikan, kondisi tersebut dapat diubah dengan cara bekerja bersama dan menutup kesenjangan pendidikan ketrampilan di sejumlah bidang. “Kita bisa mengubahnya, jika kita bekerja bersama untuk menutup kesenjangan pendidikan ketrampilan di sejumlah bidang,” jelasnya.

1. Ketrampilan dasar

Para generasi muda membutuhkan ketrampilan dasar, seperti literasi membaca dan berhitung. Idealnya ketrampilan ini bisa didapatkan melalui pendidikan berkualitas selama 12 tahun.

2. Ketrampilan yang dapat ditransfer

Selain ketrampilan dasar, mereka juga membutuhkan ketrampilan yang dapat ditransfer. Misalnya kemampuan memecahkan masalah, membangun rasa percaya diri, kolaborasi dan kerjasama, serta komunikasi.

3. Ketrampilan spesifik pekerjaan

Anak-anak muda dan remaja juga disebutkan sangat membutuhkan ketrampilan khusus pekerjaan. Misalnya pertukangan, coding, akuntansi, teknologi hijau, pertanian, atau ketrampilan teknik modern.

4. Ketrampilan wirausaha

Terutama di negara-negara dengan penghasilan rendah, di mana sektor informal lebih dominan, mereka disebutkan semakin membutuhkan ketrampilan kewirausahaan.

5. Ketrampilan digital

Poin terakhir, ketrampilan digital jelas-jelas dibutuhkan para anak muda dan remaja. Dengan ketrampilan satu ini mereka dapat turut berperan dalam ekonomi global, yang didorong oleh teknologi informasi dan komunikasi.