Ngeri! 7 Gangguan Mental Ini Dicap Paling Menakutkan Sepanjang Masa


SURATKABAR.ID – Tanpa disadari, diam-diam beberapa orang di sekitar kita bisa jadi mengalami beberapa gangguan mental tertentu. Faktanya, sekitar 450 juta orang di seluruh dunia sedang menderita penyakit mental saat ini. Di Amerika Serikat saja, satu dari empat keluarga mempunyai penyakit mental.

Kendati adalah wajar untuk mengatakan bahwa penyakit mental apapun bisa menakutkan bagi sang penderita, namun ada beberapa gangguan langka yang sangat menakutkan bagi kebanyakan orang.

Menukil rangkuman dari berbagai sumber via reportase IDNTimes.com, Senin (07/01/2019), berikut adalah 7 gangguan mental yang dicap menakutkan di sepanjang masa. Apa saja? Simak liputannya sebagai berikut.

1. Boanthropy

Mereka yang menderita kelainan mental yang sangat jarang—tapi sangat menakutkan. Kelainan mental ini bernama Boanthropy. Penderitanya percaya bahwa mereka adalah sapi. Penderita dengan Boanthropy bahkan ditemukan di ladang dengan sapi. Mereka berjalan merangkak dan mengunyah rumput seolah-olah dirinya termasuk anggota sejati dari kawanan sapi tersebut.

Baca juga: Duh! Selain Poligini & Poliandri, Kini Poliamori Makin Digemari?

2. Alien Hand Syndrome

Mereka yang mengalami Alien Hand Syndrome ini akan kehilangan kendali penuh atas salah satu tangan atau lengannya secara keseluruhan. Lengan yang tak terkendali ini seperti mempunyai pikiran dan kemauannya sendiri.

Penderita Alien Hand Syndrome melaporkan bahwa tangan mereka yang tak bisa dikontrol itu bisa melakukan hal-hal mengerikan. Bahkan ada yang sampai mencoba mencekik dirinya sendiri. Alien Hand Syndrome paling sering muncul pada pasien-pasien dengan Alzheimer’s Disease atau Creutzfeldt-Jakob Disease. Sayangnya, belum ada obat untuk gangguan mental ini.

3. Cotard Delusion

Gangguan mental yang menakutkan ini membuat penderitanya percaya bahwa mereka adalah zombie atau bahkan hantu. Penderita Cotard Delusion percaya tubuh mereka telah membusuk, atau tubuh mereka kehilangan semua darah dan organ dalam.

Biasanya, perasaan memiliki tubuh yang membusuk ini merupakan bagian dari khayalan. Dan seharusnya tak mengejutkan bahwa faktanya, banyak penderita Cotard Delusion yang mengalami depresi berat. Dalam beberapa kasus, khayalan ini akhirnya menyebabkan penderita kelaparan sampai mati.

4. Capgras Delusion

Capras Delusion berasal dari nama Joseph Capgras. Yang bersangkutan merupakan seorang psikiater Prancis. Capras Delusion ini merupakan gangguan mental di mana penderitanya percaya bahwa orang-orang di sekitar mereka telah digantikan oleh seorang imposter.

Dalam satu kasus, seorang wanita berusia 74 tahun dengan Capgras Delusion mulai percaya bahwa suaminya telah digantikan dengan imposter yang identik dan ingin melukainya. Penyakit ini relatif jarang, dan paling sering terlihat setelah adanya trauma pada otak. Capras Delusion juga muncul pada mereka yang telah didiagnosis dengan demensia, skizofrenia dan juga epilepsi.

5. Kluver-Bucy Syndrome

Kluver-Bucy Syndrome merupakan gangguan mental yang menakutkan. Penyakit ini ditandai dengan hilangnya ingatan, keinginan untuk makan benda yang tak bisa dimakan dan ketertarikan seksual pada benda mati seperti mobil.

Gangguan mental yang menakutkan ini sulit untuk didiagnosis, dan merupakan akibat dari cedera parah pada lobus temporal otak. Sayangnya, tak ada obat untuk Sindrom Kluver-Bucydan penderita akan menderita gangguan ini sepanjang hidup mereka.

6. Apothemnophilia

Apothemnophilia ini dikenal juga sebagai Body Integrity Disorder dan Amputee Identity Disorder. Apotemnophilia ialah gangguan neurologis yang ditandai dengan keinginan yang sangat besar untuk mengamputasi atau merusak bagian tubuh yang sehat.

Kendati tak banyak yang diketahui tentang kelainan yang menakutkan ini, diyakini gangguan mental ini berhubungan dengan kerusakan pada lobus parietal kanan otak.

Yang membuat Apothemnophilia  ini makin menyeramkan, penderitanya bisa sampai memotong anggota badannya sendiri. Hal ini dikarenakan sebagian besar ahli bedah tentu tak akan mengamputasi anggota badan yang sehat hanya atas permintaan pasien. Itulah sebabnya beberapa penderita Apotemnophilia terpaksa mengamputasi anggota mereka sendiri.

7. Dissociative Identity Disorder (DID)

Dissociative Identity Disorder (DID) atau juga disebut Multiple Personality Disorder ini sering kali kita temukan di beberapa film-film. Umumnya, kurang dari 0,1 persen orang yang menderita DID mempunyai 2-3 identitas yang berbeda. Malahan terkadang lebih seperti yang dikisahkan dalam buku dan film 24 Wajah Billy yang diangkat dari kisah nyata.

Penderita dapat tetap tinggal sebagai satu identitas selama berjam-jam, atau bahkan bertahun-tahun. Mereka dapat mengganti identitas mereka kapan saja, bahkan tanpa peringatan—dan ini tentu terjadi tanpa disadari dan di luar kendali mereka.

Hampir mustahil untuk meyakinkan seseorang dengan DID bahwa mereka memiliki penyakit ini. itulah sebabnya mereka yang memiliki Dissociative Identity Disorder tak dapat menjalani kehidupan normal. Biasanya mereka tinggal di lembaga kejiwaan.