Koma Selama 10 Tahun, Wanita Ini Tiba-Tiba Alami Hal Tak Masuk Akal. Dokter Sampai Panik


SURATKABAR.ID – Kasus misterius baru-baru ini sukses bikin gempar dunia medis. Seorang wanita di Amerika Serikat (AS) yang 10 tahun mengalami koma dilaporkan melahirkan bayi pada akhir Desember 2018 yang lalu.

Bayi tersebut, seperti yang dilansir Kompas.com dari Fox News pada Sabtu (5/1/2019), dilahirkan dalam kondisi sehat pada 29 Desember 2018 lalu. Hal itu mendorong polisi menggelar penyelidikan terkait dugaan pelecehanseksual di Hacienda Healthcare, Phoenix, Arizona, AS.

Salah seorang sumber yang mengetahui informasi tersebut mengungkapkan, tak satu pun staf yang bekerja di rumah sakit menyadari bahwa pasien tersebut mengandung. Mereka baru mengetahui kondisi pasien hingga tiba waktunya wanita itu melahirkan.

“Dari apa yang saya tahu, dia merintih. Dan mereka tidak tahu apa yang salah dengannya,” ucap nara sumber ketika dimintai konfirmasi.

Kepada AZ Family, sumber mengatakan bahwa pasien memang membutuhkan perawatan berkelanjutan. Hal tersebut menyebabkan banyak orang yang memiliki akses memasuki kamarnya.

Baca Juga: Hidup Lebih Lama dari Dokter yang Merawatnya, Rahasia Umur Panjang Veteran Perang Ini Bikin Dunia Medis Takjub

Usai insiden mengejutkan tersebut, pihak rumah sakit akhirnya mengubah protokol perawatan si wanita. Bagi setiap staf pria yang masuk ke kamar pasien yang melahirkan pada 29 Desember tersebut harus ditemani karyawan perempuan.

Juru bicara Hacienda HealthCare David Leibowitz buka suara menanggapi kasus tersebut. Ia mengatakan, pihak manajemen akan berkomitmen dalam menguak kebenaran. Ia juga menegaskan bahwa masalah seperti itu belum pernah terjadi.

“Insiden ini sangat mengganggu dan melibatkan kesehatan dan keselamatan pasien Hacienda,” tutur David, seperti yang dikutip Kompas.com dari New York Times. “Hacienda telah dan akan terus bekerja sama sepenuhnya dengan penegak hukum dan semua badan pengatur terkait masalah ini,” imbuhnya.

Hacienda Healthcare diketahui memiliki fasilitas setidaknya 74 kamar pasien. Mereka merawat para pasien yang memiliki berbagai kondisi perkembangan dan juga kemampuan kognitif. Beberapa pasien di institusi kesehatan tersebut bahkan disebut telah dirawat selama beberapa dekade di sana.