Demokrat Akan Laporkan Piala Kebohongan Andi Arief, PSI: Kami Merasa Tidak Ada Pelanggaran Hukum


SURATKABAR.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku tidak mempermasalahkan apabila Partai Demokrat (PD) memang ingin melaporkan pemberian Kebohongan Award yang diberikan PSI teruntuk Wakil Sekretaris Jenderal PD Andi Arief. Piala tersebut diberikan pada Jumat (4/1) kemarin.

Diwartakan Kompas.com, PSI menegaskan pemberian piala tersebut bukan merupakan pelanggaran hukum. “Kami merasa tidak ada pelanggaran hukum sama sekali yang kami lakukan dengan pemberian Kebohongan Award tersebut,” tutur Juru Bicara PSI Dara Adinda Nasution, Sabtu (5/1).

Sebelumnya, Andi Arief memposting cuitan yang mempertanyakan informasi mengenai tujuh container surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang sudah tercoblos. PSI menilai hal tersebut adalah penyebaran informasi bohong.

Adapun pemberian Piala Kebohongan kepada Andi Arief, seperti yang diklaim Dinda, merupakan bagian dari tanggung jawab politik PSI yang ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Lebih dari itu Kebohongan Award juga kami maksudkan untuk menjaga demokrasi dan institusi demokrasi seperti KPU dari proses delegitimasi dan demoralisasi politisi berpikiran pendek,” sebuh Dinda.

Baca Juga: Soal Hoax Surat Pemilu 2019 Sudah Dicoblos, Bareskrim Periksa Andi Arief

“Silakan menempuh prosedur hukum yang tersedia di negara kita. Kami sebagai partai anak muda selalu taat hukum dan siap mengikuti proses hukum yang tersedia,” ungkap Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat RI Dapil Sumatera Utara III tersebut.

Rencana Partai Demokrat Melaporkan PSI

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sebelumnya menyatakan pihaknya akan mengambil tindakan atas award untuk Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief yang dibuat PSI.

Ferdinand mengaku akan melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. Adapun laporan tersebut rencananya akan dibuat langsung begitu Divisi Advokat dan Bantuan Hukum Partai Demokrat mendapatkan restu dari Andi Arief.

“Karena korbannya adalah Andi Arief, tentu kami membutuhkan persetujuan dari dia untuk melaporkan PSI. Kalau Andi Arief menyatakan silakan laporkan, kami akan jadi kuasa hukumnya,” ungkap Ferdinand ketika dihubungi pada Jumat (4/1) kemarin.

Lebih lanjut, Ferdinand mengatakan, pihaknya akan melaporkan Grace, dan Raja, pasalnya merekalah yang menandatangani piagam penghargaan untuk Andi Arief. Piala dan piagam dari PSI tersebut dikirimkan menggunakan ojek online ke Kantor DPP Partai Demokrat, Jumat sore.

Langkah PSI tersebut, dinilai Ferdinand, sudah termasuk fitnah dan pencemaran nama baik. Bagi Andi Arief juga Partai Demokrat. Sebab, belum ada bukti Andi Arief-lah penyebar hoax tujuh kontainer surat suara yang disebut-sebut sudah tercoblos. Sementara proses hukum di kepolisian masih berjalan.