Dunia Perfilman Berduka, Aktor Senior Torro Margens Tutup Usia


SURATKABAR.ID – Kabar duka datang dari dunia perfilman dan hiburan tanah air. Aktor senior Torro Margens dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini telah dibenarkan oleh sang putra, Toma Margens melalui platform Instagram miliknya. Sesaat setelah mengetahui kabar dukacita tersebut, ungkapan belasungkawa pun langsung mengalir deras dari selebriti dan netizen.

“Innalillahiwainalillahi rojiunnnnnn,” ujar Derry Sulaiman, sebagaimana dilansir dari laporan Hot.Detik.com, Jumat (04/01/2019).

“Turut berduka cita,” kata salah seorang netizen.

“Innalillahi turut berduka,” dituliskan oleh warganet lainnya.

Semasa hidupnya, Torro Margens dikenal sebagai aktor kawakan yang sudah malang melintang berperan dalam banyak film. Salah satu film yang pernah ia bintangi beberapa waktu lalu adalah ‘Ruqyah The Exsorcim’ pada 2017.

Baca juga: Tertipu Kosmetik Ilegal, Via Vallen Jadi Kapok Terima Endorse

Mengutip TribunNews.com, Torro Margens tutup usia 68 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (04/01/2019).

Minta maav atas semua kesalahan ayah @torromargens86 ya temen temen. Ayah jam 00.45 tadi udah tenang dalam tidurnya ga ngerasain sakit lagi. Maavin atas semua kesalahannya biar beliau tenang menuju sisiNya. Amin,” demikian Toma Margens, putranya memberikan informasi melalui akun media sosial Instagram.

Kabarnya, Torro Margens meninggal dunia akibat sakit sebagaimana disampaikan Toma Margens. Aktor yang dikenal kerap memerankan sosok antagonis itu terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan alat medis yang terpasang di hampir sekujur tubuhnya. Seorang tenaga medis juga terlihat sempat membantu pernapasan Torro Margens sebelum meninggal dunia.

Bukan Nama Asli

Nama Torro Margens sendiri ternyata bukanlah nama lahir almarhum. Nama aslinya ialah Sutoro Margono. Ia lahir di Paduraksa, Pemalang, Jawa Tengah, pada 5 Juli 1950. Semsa hidupnya, ia juga pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Pemalang, Jawa Tengah.

Sepak terjangnya sebagai seorang aktor dan sutradara sudah dimulai sejak era tahun 1970-an dan 1980-an. Torro Margens dikenal luas masyarakat, karena perannya yang acapkali dipercaya sebagai sosok antagonis.

Di antara film, sebagai sutradara ia berkolaborasi dengan aktor dan aktris seperti Barry Prima, Raja Emma, Kiki Fatmala, serta Ayu Azhari.

Judul Film

Berikut judul film pernah dibintangi dan disutradarai Torro Margens, antara lain:

  • Neraka Perempuan (1974),
  • Malam Pengantin (1975),
  • Ciuman Beracun (1976),
  • Antara Surga dan Neraka (1976),
  • Sorga yang Hilang (1977),
  • Si Buta dari Gua Hantu (Duel di Kawah Bromo) (1977),
  • Goyang Sampai Tua (1978),
  • Sirkuit Cinta Margens (1978),
  • Akibat Godaan (1978),
  • Anna Maria (1979),
  • Kau dan Aku Sayang (You and I My Love)(1979),
  • Sirkuit Kemelut (1980),
  • Aduh-aduh Mana Tahan (1980),
  • Anak-Anak Tak Beribu (1980),
  • Janjiku pada Dia (1980),
  • Gondoruwo (1981),
  • Bercanda dalam Duka(1981),
  • Perawan Rimba (1982),
  • Sorga Dunia di Pintu Neraka Bambang (1983),
  • Pelayan Gedongan (1983),
  • Ken Arok Ken Dedes (1983),
  • Bercinta dalam Badai (1984),
  • Preman (1985),
  • Menumpas Teroris (1986),
  • Yang Perkasa (1986),
  • Pernikahan Berdarah (1987),
  • Lukisan Berlumur Berdarah (1988),
  • Cinta Berdarah (1989),
  • Sepasang Mata Maut (1989),
  • Blok M (Bakal Lokasi Mejeng) (1990),
  • Prabu Anglingdarma(1990),
  • Prabu Anglingdarma II(1990).

Masih banyak lainnya hingga tahun 2018 berjudul Love for Sale. Termasuk juga karya-karya seperti Anak-Anak Tak Beribu (1980), Janjiku pada Dia (1980), Gondoruwo (1981), Bercanda dalam Duka (1981), Sorga Dunia di Pintu Neraka Bambang (1983), Pelayan Gedongan (1983), Ken Arok Ken Dedes (1983), Bercinta dalam Badai (1984), dan Preman (1985).

Laporan Grid.ID menyebutkan, jenazah aktor senior ini berada di rumah duka perumaha Asri Villa, Jl. Bhineka Karya Keramat, blok V/4 no. 4, Kelurahan Keramat, Kecamatan Gunung Puyuh, Sukabumi. Rencananya jenazah akan disemayamkan hari ini di Sukabumi, tapi belum diketahui waktu dan tempat pemakamannya.

Selamat jalan, Torro Margens. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.