Demokrat Sebut yang Disampaikan Andi Arief Justru Selamatkan Kubu Jokowi dari Fitnah


SURATKABAR.ID – Ferdinand Hutahaean selaku Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat menuturkan bahwa twit politisi Demokrat, Andi Arief terkait informasi 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos justru menyelamatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Mengutip Kompas.com, Jumat (04/01/2019), berdasarkan informasi yang beredar sejak Rabu (02/01/2018) sore di media sosial itu, disebutkan bahwa surat suara itu telah dicoblos untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 01.

Badan Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum pun lantas mengecek dan memastikan bahwa informasi ini hoaks.

“Justru TKN Jokowi-Ma’ruf harus melihat apa yang disampaikan Andi Arief itu untuk menyelamatkan mereka dari fitnah,” papar Ferdinand saat dihubungi pada Kamis (03/01/2019).

Ferdinand menyampaikan pernyataan ini guna menanggapi Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf yang mempertimbangkan hendak melaporkan Andi Arief ke polisi.

Baca juga: Terbongkar Sifat Asli Jokowi Saat di Pesawat Kepresidenan, Pramugari: Baru Pertama Kali

“Nah twit Andi itu justru menjernihkan masalah sehingga Jokowi tidak terkena fitnah dan dugaan-dugaan yang tidak benar,” sambungnya kemudian.

“Bukan untuk fitnah, tapi menjernihkan isu yang beredar luas,” tambah Ferdinand.

Diketahui sebelumnya, informasi mengenai surat suara yang sudah tercoblos ini salah satunya disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya, @AndiArief_.

Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar,” tutur Andi Arief dalam twitnya.

Dari pantauan tim wartawan, kicauan Andi itu diunggah pada Rabu (02/01/2019) pada pukul 20.05. Namun, saat ini twit terkait tidak ditemukan.

Pada Rabu malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung mengecek informasi tersebut bersama Bawaslu dan Bea dan Cukai di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah melakukan pengecekan, KPU menyatakan kabar itu tidak benar alias hoax. KPU juga membantah kabar yang menyebut KPU telah menyita satu kontainer yang berisi surat suara yang sudah dicoblos.

“Hari ini kami memastikan, berdasarkan keterangan yang didapat oleh pihak Bea Cukai, tidak ada kebenaran tentang berita tujuh kontainer tersebut, itu tidak benar,” ungkap Ketua KPU Arief Budiman.

Hingga saat ini, KPU belum melakukan produksi surat suara. Rencananya, surat suara baru akan diproduksi di pertengahan Januari 2019.

[wpforms id=”105264″ title=”true” description=”true”]