PK Jessica Wongso Ditolak MA, Hakim Bangga Hukuman Penjara Tetap 20 Tahun


     

    SURATKABAR.ID – Binsar Gultom yang merupakan Mantan Hakim PN Jakarta Pusat merasa bangga atas putusan Mahkamah Agung (MA) terkait terdakwa Jessica Kumolo Wongso. Binsar Gultom diketahui menangani perkara kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Menurutnya, putusan MA yang menolak permohonan kasasi (PK) Jessica membuat pihaknya yakin telah memberi vonis yang tepat kepada Jessica.

    “Selaku hakim yang menangani perkara itu saya merasa bangga karena artinya kami membuat keputusan yang benar dan profesional,” ujar Binsar di Pangkal Pinang, Senin (31/12/2018). Demikian sebagaimana dilansir dari reportase Kompas.com, Selasa (01/01/2019).

    Seperti yang disampaikan Binsar, ada sikap dan keyakinan yang sama antara putusan yang dihasilkan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan hakim tinggi DKI Jakarta, dan majelis hakim Mahkamah Agung.

    Menurut penuturan Binsar, keputusan bersalah dijatuhkan kepada terpidana Jessica Kumolo Wongso, sekali pun tak ada satu orang saksi pun yang melihatnya memasukkan sianida di kopi korban Mirna.

    Binsar lantas menambahkan, keputusan dibuat berdasarkan alat bukti lain, seperti petunjuk (pengamatan majelis selama proses persidangan), ahli, surat, keterangan terdakwa yang berbelit, dan fakta insiden serta keyakinan nurani hakim dikaitkan dengan surat dakwaan jaksa penuntut umum.

    Baca juga: Ingat Mirna ‘Kopi Sianida’? Begini Sekarang Kabar Kembarannya

    “Putusan ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde). Upaya hukum sesuai sistem hukum yang dianut di Indonesia sudah selesai,” bebernya kemudian.

    Binsar yang kini bertugas sebagai hakim tinggi Kepulauan Bangka Belitung lantas mewanti-wanti, bahwa tak ada lagi alasan bagi terdakwa untuk berkata “bukan aku pelakunya”.

    Hukuman Tetap 20 Tahun Penjara

    Jessica Kumala Wongso diminta sadar diri menerima dan mengakui secara tulus putusan yang menghukum dirinya selama 20 tahun penjara.

    “Supaya Tuhan Allah berkenan mengampuni dirinya jika akhirnya dirinya siap bertobat, tidak akan mengulangi tindak pidana yang dapat dihukum pengadilan negara maupun pengadilan Tuhan di penghakiman terakhir nanti,” tandas Binsar.

    Mahkamah Agus resmi menolak permohonan peninjauan kembali vonis 20 tahun bagi terdakwa kasus kopi sianida, Jessica Kumolo Wongso. Dengan demikian, terdakwa Jessica tetap harus menjalani hukuman sesuai vonis tersebut.

    Dikutip dari situs resmi MA, www.mahkamahagung.go.id, perkara dengan nomor register 69 PK/PID/2018 itu diputus pada 3 Desember 2018 lalu.

    Seperti dilansir dari reportase Medan.TribunNews.com, perkara dengan klasifikasi pembunuhan berencana itu diadili Hakim Agung Suhadi, Sofyan Sitompul, dan Sri Murwahyuni.

    Hakim memberikan vonis 20 tahun penjara lantaran Jessica dianggap bersalah dan memenuhi unsur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana.

    Sementara Jessica mengajukan PK setelah upaya hukum kasasi yang diajukannya ditolak MA pada 21 Juni 2017.