Pukuli Wanita yang Salat di Masjid Pakai Balok Kayu, Pelaku Ternyata…


SURATKABAR.ID – Media sosial tengah diramaikan dengan rekaman CCTV yang menampilkan aksi kekerasan terhadap seorang wanita yang akan melaksanakan salat.

Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita bermukena yang akan melaksanakan salat. Namun, tiba-tiba dari arah belakang masuk seorang pria berpeci yang langsung memukul wanita tersebut menggunakan balok kayu.

Akibatnya, korban pun tersungkur. Meski begitu, pelaku tetap memukuli korbannya. Ia mengarahkan balok kayu ke arah kepala korban dan membuat korban nyaris tak sadarkan diri.

Meski begitu, korban masih bisa berdiri dan memberikan perlawanan. Mengetahui hal ini, pelaku akhirnya melarikan diri.

Baca juga: Sempat Terjadi Keributan, Wanita Mabuk Ini Diturunkan dari Garuda Indonesia

Diketahui, peristiwa ini terjadi di Masjid Al Istiqomah, Jalan P Antasari, RT 30, Sei Kunjang, Samarinda, pada Jumat (28/12/2018). Korbannya adalah seorang mahasiswa bernama Merissa Ayu Ningrum (20).

Sedangkan pelaku merupakan warga Sangasanga, Kutai Kartanegara, berinisial MJ (45). Foto pelaku pun disebar di media sosial untuk mencari keberadaannya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al Istiqomah, Elansyah mengungkapkan bahwa peristiwa pemukulan terjadi usai salat Jumat. Saat itu, pengurus masjid dan jamaah telah meninggalkan masjid.

“Saat itu kebetulan sudah sepi masjid. Kaum kami yang biasa bersih-bersih masjid, sedang dirawat di rumah sakit. Aktivitas usai Jumatan memang sudah selesai, termasuk menghitung uang kotak amal,” terang Elansyah, dikutip dari tribunnews.com, Minggu (30/12/2018).

Elansyah menuturkan, pelaku selama beberapa hari memang tinggal di masjid. Ia juga kerap membersihkan masjid, meski tak disuruh.

“Selama kaum kami sakit, dia yang bersih-bersih, cukup rajin orangnya. Tanpa disuruh, dia bersih-bersih sendiri, komunikasi juga baik dengan kami. Karena itu kita beri makan, kadang kasih rokok,” tutur Elansyah.

Bahkan, sebelum pemukulan terjadi, pelaku sempat membantu pengurus masjid menghitung uang di kotak amal.

“Jumatan juga ikut, saya juga suruh ikut bantu hitung uang shalawatan. Kenapa kami tahu identitasnya, karena setiap orang yang nginap disini (masjid) selalu kami minta identitasnya, kami foto, kami data,” lanjutnya.

Elansyah menduga, pelaku berniat mengambil sepeda motor milik korban. Pasalnya, sebelum melakukan pemukulan terhadap korban, pelaku sempat mengecek parkiran.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Samarinda oleh korban. Korban juga menjalani visum di rumah sakit setelah membuat laporan. Pihak kepolisian mengaku tengah menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Kami bersama Polsek Ulu, dan juga Polres tengah mencari pelaku. Korban melapor di Polres, tapi tetap kami bergerak,” tutur Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol I Ketut Gede Suardana.