Sarjana Fisika Nuklir Lulusan Jerman Terpaksa Jadi Driver Ojol, Alasannya Bikin Nyesek


SURATKABAR.ID – Menjadi driver ojek online (ojol) saat ini banyak diminati oleh masyarakat dari segala usia. Selain kemudahan persyaratan, pekerjaan ini juga tak menuntut keterampilan tertentu, kecuali mengemudi dan menggunakan smartphone.

Namun, tak semua orang melamar menjadi driver ojol karena berminat. Ada pula yang terpaksa karena kondisi yang tak mendukung. Seperti kisah berikut ini.

Dilansir tribunnews.com, Rabu (26/12/2018), seorang netizen yang merupakan penumpang ojol membagikan pengalaman driver yang ditumpanginya. Kisah ini pun langsung viral dan jadi perhatian netizen.

Melalui aplikasi Quora, netizen bernama Jonathan Sadikin membagikan kisahnya saat berbincang dengan seorang driver ojol. Ia merasa, perbincangan tersebut sangat berkesan dan harus dibagikan.

Baca juga: Puluhan Santri Selamat dari Tsunami Banten, Hal Menakjubkan Terjadi Saat Air Laut Menghantam

Awalnya Jonathan yang dibonceng driver tengah berbicara dengan temannya di Amerika Serikat melalui sambungan telepon. Usai telepon, sang driver memuji kemampuan bahasa Inggris Jonathan.

Mas, masih kuliah ya? Bahasa Inggrisnya bagus,” tanya sang driver.

Jonathan pun berkata bahwa dia baru lulus tahun lalu. Saat ini, ia telah bekerja sebagai pengacara di Jakarta. Setelah itu, percakapan keduanya pun berlanjut. Hingga sang driver menanyakan pendidikan Jonathan.

Wah, dulu kuliah dimana mas?” tanya driver lagi.

Mendapat pertanyaan ini, Jonathan pun mengaku bahwa dia merupakan lulusan salah satu universitas negeri di Bandung. Kemudian, ia pun bertanya balik mengenai pekerjaan sang driver.

Driver itu mengaku bahwa menjadi driver ojol merupakan pekerjaan utamanya. “Wah, sekarang ini sih utama. Dulu sempat sambilan waktu saya balik ke Bandung,” ujarnya.

Jonathan yang penasaran melanjutkan pertanyaannya. “Balik ke Bandung darimana pak?” tanyanya.

Tanpa diduga, sang driver akhirnya menjelaskan pendidikannya. Ia ternyata pernah kuliah di luar negeri, tepatnya di Munich, Jerman. Driver ini lulus dari jurusan Nuclear Physics atau Fisika Nuklir yang mempelajari inti atom, serta perubahannya.

Saya pulang mau mengabdi pada negara, tapi di sini ternyata nggak ada lowongan kerja, hahaha, harusnya saya ambil hukum aja kali ya,” curhat driver tersebut.

Membaca kisah ini, tak sedikit netizen yang mengaku sedih dengan kenyataan tersebut.

Giliran mereka kerja diluar negeri dikata kacang lupa kulit. Pas pulang ke negara sendiri malah gaada pekerjaan hahahahahaha pantes lebih milih netap diluar negeri, lebih di berdayakan dari pada dinegara sendiri,” tulis salah satu netizen.