Lebih dari Dua Dekade Tak Terpecahkan, Sebuah Kasus Misterius Akhirnya Selesai Berkat Kaleng Soda di Tong Sampah


SURATKABAR.ID – Terkadang sebuah benda kotor yang tak pernah diperhatikan justru bisa menjadi kunci penyelesaian sebuah kasus. Seperti yang baru-baru ini terjadi. Misteri pembunuhan yang telah berpuluh-puluh tahun tanpa jawaban, akhirnya terkuak cuma gara-gara kaleng soda di tong sampah.

Seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Senin (24/12/2018), seorang wanita ditemukan tewas di Danau Nooksack, di wilayah Whatcom Country, Washington, Amerika Serikat, pada akhir 1989 silam. Wanita tersebut diketahui bernama Amanda Stavik.

Pihak kepolisian Whatcom Country terus berupaya melakukan penyelidikan demi menemukan siapa pembunuh wanita yang akrab dipanggil Mandy tersebut. Namun waktu pun berjalan dengan cepat, hingga 28 tahun berlalu, dan polisi belum juga menemukan titik terang akan kasus ini.

Dilansir dari Munchies (22/12), pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan sosok yang bertanggung jawab atas pembunuhan Mandy. Semua terkuak berkat sebuah kaleng minuman soda yang dibuang tersangka ke dalam tempat sampah.

Awalnya memang tak masuk akal, tetapi memang kaleng tersebutlah yang menjadi kunci terpecahkannya kasus misterius ini. Diketahui tersangka bernama Timothy Forrest Bass. Ia adalah pria yang sejak awal dicurigai berhubungan erat dengan kasus tersebut.

Baca Juga: Dunia Kesehatan Gempar! Seorang Pengantar Pizza Ngaku Tak Butuh Makanan, Ini Caranya Bertahan Hidup

Namun lantaran polisi tak berhasil mengumpulkan cukup bukti untuk menangkapnya, Timothy pun bebas berkeliaran selama hampir 3 dekade sebelum akhirnya harus berhadapan dengan aparat dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di masa lalu.

Diketahui, sebelum pembunuhan terjadi, Mandy tengah berlari pagi di sekitaran danau. Rute yang diambil Mandy melewati depan tempat tinggal Timothy. Ketika diminta untuk menjalani tes DNA oleh polisi, pria tersebut selalu menolak selama 28 tahun.

Tak sedikit orang dibuat penasaran karena kasus ini dianggap sangat menarik. Beberapa dari mereka bahkan ikut turun tangan memberikan bantuan mencoba memecahkan kasus. Salah satunya adalah orang dekat Timothy sendiri.

Rekan kerja Timothy mengambil sampah bekas makanan hingga kaleng minuman yang dibuang tersangka ke dalam tempat sampah. Dari sekian banyak sampah yang ia kumpulkan rupanya memiliki sampel DNA milik Timothy.

“Banyak orang dari seluruh dunia yang mencoba untuk memecahkan kasus pembunuhan ini. Banyak orang hingga detektif yang datang untuk menginvestigasi kasus ini. Kami bangga bahwa banyak orang yang ikut membantu mengungkap kasus ini. Dan kami berharap Mandy dan kelaurganya akan mendapatkan keadilan,” ungkap Bill Elfo dari pihak kepolisian.

Setelah diuji, hasil DNA milik Timothy rupanya cocok dengan DNA yang ditemukan dalam tubuh Mandy. Timothy pun ditangkap dengan tuduhan pembunuhan sekaligus oemerkosaan. Ia bisa dihukum penjara hingga 20 tahun lamanya.