Tak Disangka! 5 Hari Sebelum Tsunami Menerjang Banten, Mbah Mijan Sempat Dapat Firasat


SURATKABAR.ID – Gelombang tinggi Selat Sunda yang menerjang pesisir Serang pada Sabtu (22/12) menyebabkan sejumlah kerusakan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gelombang tinggi tersebut merupakan tsunami.

Paranormal Mbah Mijan, seperti yang dilansir dari laman Grid.ID pada Minggu (23/12/2018), sebenarnya sudah sempat mengungkap soal fenomena alam ini lima hari sebelum bencana terjadi. Hal itu ia ungkap melalui unggahan di akun media sosial Instagram pribadi miliknya, @mbahmijan.

Dalam postingannya itu, ia membagikan kisah ketika tiba-tiba dirinya mendengar gemuruh suara di langit Banten pada Selasa (18/12) lalu, sekitar pukul 01.20 WIB.  Pengalamannya kali pertama ia unggah melalui akun Twitter, @mbah_mijan.

Benarkah di Banten malam tadi, pukul 01.20 ada suara gemuruh seperti di langit pantura beberapa hari lalu? Adakah yang mendengarnya? Selamat menunaikan ibadah Shalat Subuh Guys,” tulis Mbah Mijan pada Selasa (18/12) pukul 04.22 WIB.

Cuitan tersebut kemudian kembali diunggah Mbah Mijan melalui akun Instagram miliknya. Ia menyebut sempat menganggap apa yang didengarnya hanya sebatas halusinasi semata. Pasalnya, hanya dirinya yang mendengar gemuruh suara itu pada dini hari ketika itu.

Baca Juga: Ada Kemiripan dengan Tsunami Palu, Ini Fakta-Fakta Gelombang Tinggi di Banten dan Lampung

Ya Allah, Mbah pikir kemaren saat mendengar suara gemuruh hanya halusinasi, sebab cuma Mbah saja yang mendengarnya. Wallahu’alam, entah mengapa lima hari lalu saya mendengar suara gemuruh di langit Banten, tapi ternyata yang lain tidak mendengarnya,” tulis Mbah Mijan sebagai caption.

Hingga akhirnya kabar bencana tsunami Banten tersebar, Mbah Mijan lantas turut mengungkapkan rasa bela sungkawanya. Dalam unggahan di akun Twitter miliknya, ia tak lupa mengimbau kepada semua orang untuk selalu waspada dan berdoa.

Segala bencana yang terjadi adalah kehendak Allah SWT. Turut berduka untuk para korban tsunami yang terjadi dibeberapa tempat, termasuk di Lampung Selatan dan pantai Anyer, Banten. Mari selalu berdoa dan waspada, semoga bencana segera berlalu di negeri kita, Amiin,” tulisnya.