Bawa Isu Ekonomi, Ma’ruf Amin Yakin Ungguli Sandiaga Dalam Debat Capres


SURATKABAR.ID – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin, optimistis bisa mengungguli pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam debat, khususnya soal ekonomi. Menurut Ma’ruf, ia dan Presiden Joko Widodo akan lebih mudah menjalani debat soal ekonomi karena sebagai petahana Jokowi telah memiliki capaian kinerja yang tinggal dilanjutkan.

“Ekonomi kan konsep kami. Buat kami tidak terlalu sulit karena kami itu sudah punya Nawacita I. Nawacita I kan sudah ada dan sudah dieksekusi. Nah Nawacita II itu bagaimana memaksimalkan (Nawacita I),” kata Ma’ruf saat ditemui di kediamannya, Menteng, Jakarta, Minggu (23/12/18).

Ma’ruf mengatakan, di bawah kepemimpinan Jokowi, pemerintah sudah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai kebijakannya. Menurut Ma’ruf, justru yang akan kesulitan dalam debat soal ekonomi adalah pasangan capres dan cawapres yang belum memiliki prestasi.

Dikutip dari kompas.com, saat ditanya bagaimana ia mempersiapkan diri untuk berdebat soal ekonomi karena cawapres penantang, Sandiaga, merupakan seorang pengusaha yang kerap berurusan dengan masalah ekonomi, Ma’ruf merasa tak khawatir.

Baca Juga: SBY Minta Jangan Diganggu, Ma’ruf Amin: Jangan Melempar Tuduhan Kemana-mana

“Jadi bagaimana tinggal mengembangkan itu (Nawacita I) di periode yang kedua. Tentu visi dan misi sudah disampaikan,” ujar Ma’ruf.

“Lain lagi kalau baru (maju). Kalau baru kan masih yang diinginkan saja. Kalau yang meneruskan sebenarnya bagaimana memperbesar, bagaimana menambah, bagaimana menyempurnakan. Kira-kira isunya gitu,” lanjut dia.

Sebelumnya ma’ruf amin secara tegas menyebut tidak ingin menjadikan agama sebagai komoditas.

“Ya kami kan memang mengusung agar agama itu tidak dijadikan komoditi politik, kemudian jangan gunakan forum-forum dari atau khatib sebagai sarana untuk menyampaikan dengan cara-cara yang kasar dan tidak santun. Itu kan ujaran kebencian,” kata Ma’ruf.

Karena itu, kata Ma’ruf, peran khatib sangat penting untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan baik dan santun.