Lunas! Setelah Lalui Jalan Panjang, Kini RI Pegang 51 Persen Saham Freeport


SURATKABAR.ID – PT Inalum (Persero) akhirnya resmi membeli sebagian saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Dengan demikian, kini kepemilikan saham Indonesia atas PTFI meningkat dari yang awalnya hanya 9 persen menjadi 51 persen.

Pengambilalihan saham tersebut, seperti dilansir dari laman Detik.com, dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (21/12). Turut hadir dalam acara tersebut beberapa menteri terkait.

Mulai dari menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, dan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson.

“Saya baru saja menerima laporan dari seluruh menteri terkait, dari Dirut Inalum dan dari CEO dan Dirut PT Freeport McMoRan. Disampaikan bahwa saham PT Freeport sudah 51,2 persen sudah beralih ke PT Inalum dan sudah lunas dibayar,” tutur Jokowi dalam kesempatan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi dengan tegas mengungkapkan bahwa proses transaksi divertasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berjalan dengan lancar. Ia juga meyakini proses transaksi dapat rampung tahun ini.

Baca Juga: Eksploitasi Ribuan Hektar Lahan Hutan Lindung, Freeport Didenda Rp 460 Miliar

“Dalam proses. (Tahun ini) rampung. Yak an, sudah yang jelas sudah HoA sudah Sale and Purchase Agreement juga sudah. Yan anti tinggal bayarnya saja,” ujar Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, pada Senin (3/12) lalu.

Lebih lanjut, Jokowi juga memastikan bahwa dana guna mengambil alih saham PTFI saat ini sudah ada di tangan Inalum. “Tanyakan ke menteri, duitnya sudah ada,” ungkap calon presiden nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 tersebut.

Jalan Panjang Perjuangan RI Caplok Saham Freeport

PT Freeport Indonesia diketahui telah beroperasi sejak 1967. Namun selama 50 tahun tersebut, Indonesia tak pernah secara mayoritas memiliki saham atas PTFI. Lantas, seperti apa perjuangan RI dalam mengambil alih sebagian besar saham PTFI?

Dimulai dari tanggal 10 Januari 2017, di mana saat itu Presiden Jokowi memberikan arahan untuk meningkatkan kepemilikan negara di PT Freeport Indonesia dari yang awalnya hanya dalam kisaran angka 9,3 persen menjadi 51 persen.

Negosiasi demi negosiasi digelar demi mencapai kesepakatan. Pada akhir 2017, Kementerian BUMN secara resmi memberikan tugas kepada Inalum untuk membeli saham divestasi PTFI hingga saham di tangan Indonesia mencapai 51 persen.

Tanggal 21 Desember 2018 Indonesia mencatatkan sejarah baru. Setelah sejak 50 tahun lamanya dikuasai asing, akhirnya Freeport kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Soal pembelian saham milik Freeport oleh Indonesia dilaporkan ke Presiden Jokowi di Istana Negara, Jumat (21/12).