Prabowo Disebut Pukul Meja di Hadapan Ulama, Begini Kata Ketum PA 212


SURATKABAR.ID – Tulisan mantan penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Usamah Hisyam tentang Prabowo Subianto mendadak jadi sorotan.

Pasalnya, dalam tulisan yang dimuat di situs muslimobsession tersebut Usamah menyebut bahwa capres nomor urut 02 itu memukul meja di hadapan para ulama. Peristiwa ini, menurut Usamah, terjadi saat forum Dewan Penasihan PA 212 beberapa bulan lalu.

Dalam tulisan berjudul ‘Prabowo Marah Meninju Meja, Para Ulama Terperangah’ tersebut Prabowo dikatakan memukul meja karena keislamannya dipertanyakan.

Hebohnya tulisan Usamah di media sosial ini pun segera ditanggapi oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. Ia membantah tudingan Prabowo memukul meja seperti dalam tulisan Usamah.

“Bukan memukul meja, tapi gerakan refleks,” ujar Slamet, Rabu (19/12/2018), seperti dikutip dari detik.com.

Baca juga: Soal Turunnya Elektabilitas Jokowi, Luhut Sebut karena Ma’ruf Absen Kampanye

Menurut Slamet, saat itu Prabowo hanya mengeluarkan refleks. Sebab, ia dituduh ilmu keislamannya kurang. Slamet pun menegaskan tak ada pukulan ataupun tinjuan yang dilakukan mantan Danjen Kopassus tersebut di hadapan para ulama.

Selain membantah tuduhan yang disebutkan Usamah dalam tulisannya, Slamet juga menuturkan bahwa Prabowo tak pernah mengkhianati umat Islam. Mengenai tulisan Usamah pun Slamet menyerahkan penilaian kepada publik.

“(Gerakan refleks) menunjukkan keseriusannya walau dituduh Islamnya kurang, tapi dia tidak pernah mengkhianati Islam,” tegas Slamet.

Senada dengan Ketum PA 212, Partai Gerindra juga membantah tulisan Usamah. Gerindra menegaskan, tak ada peristiwa seperti yang disebutkan Usamah dalam forum Dewan Penasihat PA 212.

“Tidak ada Pak Prabowo mukul-mukul meja, marah-marah di situ nggak ada. Yang ada Pak Prabowo menjelaskan soal komitmen beliau terhadap umat Islam, komitmen beliau, dan rekam jejak beliau terhadap umat dan ulama. Memang gayanya kan begitu, istilahnya dynamic style. Nggak ada Pak Prabowo marah-marah, tinju meja,” terang anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Rabu (19/12/2018).

Andre juga menyebutkan, jika memang peristiwa tersebut benar adanya, tentu tak mungkin para ulama mendukung Prabowo. Terkait tudingan tersebut, menurut Andre, Usamah memiliki niatan untuk menyudutkan Prabowo.

Andre pun mengungkap latar belakang Usamah yang menurutnya merupakan pendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

“Usamah Hisyam membangun narasi yang mendiskreditkan Pak Prabowo. Kita kan tahu Pak Usamah itu pendukung Pak Jokowi di 2014 dan 2019. Mari adu visi saja, adu gagasan, nggak usah lagi menyerang pribadi Pak Prabowo,” tegas Andre.