Nahas! Biksu Buddha di India Tewas Diterkam Leopard Saat Meditasi


    SURATKABAR.ID – Rahul Walke Bodhi, seorang biksu Buddha di India harus tewas secara mengenaskan. Saat sedang bermeditasi di hutan lindung India, seekor leopard alias macan tutul menerkam biksu nahas tersebut. Berdasarkan laporan dari Sky News, Biksu Rahul Walke Bodhi sedang duduk di bawah pohon di hutan Ramdegi di India barat untuk bermeditasi subuh. Hari nahas itu jatuh pada Selasa (11/12/2018), saat seekor macan tutul datang menerkamnya.

    Mengutip reportase Tempo.co, Sabtu (15/12/2018), biksu berusia 35 tahun itu sontak terluka parah akibat serangan sang macan leopard. Polisi di negara bagian Maharashtra mengungkapkan, insiden ini merupakan serangan yang kelima dalam sebulan terakhir.

    Sementara dua orang lainnya yang juga ikut bermeditasi bersama korban berhasil melarikan diri tanpa luka dan melapor ke polisi.

    “Mayatnya dengan penuh luka parah ditemukan jauh ke dalam hutan, menunjukkan binatang itu mencoba untuk menyeretnya,” ujar Krisna Tiwari, selaku perwira polisi senior setempat.

    Hutan itu berjarak sekitar 820 kilometer ke arah barat dari ibu kota negara bagian Mumbai. Lokasi tersebut juga termasuk dalam cagar alam yang menjadi tempat konservasi untuk kucing besar bernama ilmiah Panthera Pardus tersebut.

    Baca juga: Unik! Minum Kopi Dalam Kolam Ikan, Inilah Amix Café di Vietnam yang Sedang Viral

    Empat serangan fatal lainnya telah terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

    Menurut catatan kepolisian, para biksu berada di daerah itu memang kerap bermeditasi dalam rangka konferensi doa tahunan. Sayangnya, mereka malah mengabaikan peringatan dari pejabat lokal agar tidak masuk terlalu jauh ke dalam hutan, demikian sebagaimana ditukil dari reportase Detik.com.

    Sebelumnya, leopard juga telah membunuh penjaga toko bernama Sandeep Arjun di luar kiosnya yang berlokasi di pinggiran hutan. Namun tidak diketahui apakah macan tutul tersebut ialah hewan yang sama, yang juga menyerang sang biksu.

    Sementara itu, tiga kematian lainnya juga diakibatkan oleh serangan macan tutul dan harimau dalam sebulan terakhir. Menurut perkiraan resmi dari pihak yang berwajib, ada sekitar 12.000 dan 14.000 macan tutul di India.

    Perluasan kota yang terjadi menyebabkan penurunan jumlah leopard lantaran habitat hutan menyusut, membuat kontak lebih dekat dengan manusia.

    Berdasarkan catatan pemerintah diketahui ada sekitar 431 macan tutul tewas pada 2017. Sebagian besar dari mereka tewas oleh para pemburu yang mengincar kulit serta bagian tubuh macan tutul tersebut.

    Di lain pihak, tak ada statistik resmi mengenai jumlah manusia yang dibunuh oleh macan tutul untuk saat ini. Akan tetapi, para ahli mengatakan ada ratusan kematian setiap tahun di India akibat leopard ini.