Prabowo Ditantang Jadi Imam Salat, PA 212 Tegaskan Soal Keimanan


SURATKABAR.ID – Mantan kader Gerindra La Nyalla Mattalitti menantang Prabowo Subianto untuk menjadi imam salah dan membaca surat Al-Fatihah.

Tantangan La Nyalla ini pun ditanggapi tegas oleh Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. Ia memperingatkan agar tak sombong karena keimanan seseorang hanya Tuhan yang bisa menilai.

“Mau ada lomba 17-an? Atau lomba keagamaan? Jangan sombong persoalan agama, urusan keimanan ada di hati dan hanya Allah yang berhak menilainya. Ini mau pilpres, Bung, jadi serahkan pada ahlinya,” tegas Slamet, Selasa (11/12/2018) malam, seperti dikutip dari detik.com.

Menurut Slamet, masalah keumatan sebaiknya diserahkan kepada ulama yang mendampingi capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. Sementara itu, Prabowo dan Sandiaga memiliki peran tersendiri.

“Urusan keamanan insyaallah Pak Prabowo menguasai karena berlatar belakang militer. Urusan ekonomi Bang Sandi pakarnya karena memang pengusaha yang teruji. Urusan keumatan dan keagamaan serahkan kepada ulama yang akan mendampingi mereka berdua,” terang Slamet.

Baca juga: La Nyalla Akui Terlibat Obor Rakyat, Gerindra Tanggapi Pedas

Slamet juga menyerahkan kepada masyarakat terkait tantangan yang diberikan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur tersebut. Ia pun berharap Prabowo-Sandiaga memabwa berkah bagi Indonesia.

“Biarkan umat yang menilai. PAS insyaallah berkah buat negeri,” tuturnya.

Diketahui, La Nyalla sempat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kesempatan tersebut, ia meminta maaf penah menyebarkan isu negatif mengenai Jokowi selama Pilpres 2014.

Selain itu, La Nyalla juga membandingkan Prabowo dan Jokowi mengenai pengetahuannya tentang Islam. Kemudian, ia pun menantang Prabowo untuk menjadi imam salat. Menurutnya, tantangan tersebut untuk menguji keislaman Prabowo.

“Dulu saya fight untuk dukung si Prabowo. Salahnya Prabowo itu saya tutupi semua. Saya tahu Prabowo. Kalau soal Islam lebih hebat Pak Jokowi. Pak Jokowi berani mimpin salat. Pak Prabowo berani suruh mimpin salat? Nggak berani. Ayo kita uji keislamannya Pak Prabowo. Suruh Pak Prabowo baca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, baca bacaan salat. Kita semua jadi saksi,” ujar La Nyalla.