Sebagian dari Ribuan e-KTP Dalam Karung Masih Berlaku, Anies Bakal Ambil Langkah Ini


    SURATKABAR.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar ribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang ditemukan dalam karung dilaporkan ke polisi. Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI bakal melakukan pemeriksaan terhadap data e-KTP yang berdomisili di Jakarta.

    “Jadi laporkan. Kami akan me-review bila ada dokumen Jakarta. Nanti kami akan review internal,” tutur Anies Baswedan ketika ditemui di Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/12), seperti yang dikutip dari laman Tempo.co.

    Sebelumnya, ribuan e-KTP yang tersimpan di dalam karung ditemukan anak-anak ketika bermain di lapangan RT 003/RW 011, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Total ada 1.706 e-KTP dalam karung tersebut. Sebagian sudah kadaluarsa, sementara sebagian lagi masih berlaku.

    Anies Baswedan dengan tegas menyampaikan bahwa persoalan tersebut sudah tergolong dalam ranah penegak hukum. Belum lagi ditambah dengan isu penyedia jasa pembuatan e-KTP palsu yang kini menjadi sorotan media massa. “Jadi itu semua sudah menjadi perhatian,” tegas Anies.

    Temuan ribuan e-KTP dalam karung tersebut kemudian dilaporkan ke Kepolisian Sektor Duren Sawit. Kepala Polsek Duren Sawit Komisaris Parlindungan Sutasuhut buka suara. Ia mengungkapkan semua blangko e-KTP adalah milik warga yang berdomisili di wilayah Kelurahan Pondok Kepala, Duren Sawit.

    Baca Juga: KPU Sebut Jual Beli Blanko e-KTP Membahayakan Pemilu

    Kapolsek Duren Sawit mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penghitungan terhadap jumlah e-KTP yang ditemukan di dalam karung di lapangan RT 003/RW 011 Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12) kemarin.

    “Jumlahnya 1.706 e-KTP. Sebagian sudah expired, sebagian masih berlaku,” jelas Parlindungan Sutasuhut ketika dimintai konfirmasi lebih lengkap.

    Ia kemudian menjelaskan ribuan tanda pengenal tersebut ditemukan dua orang bocah yang tengah bermain di lokasi. Lantaran penasaran dengan isi di dalam karung, kedua anak itu pun mengeluarkannya. “Begitu dikeluarkan sempat diaur-aur sama anak-anak yang menemukannya.”

    Setelah itu, penemuan e-KTP tersebut pun langsung dilaporkan warga dan diserahkan kepada Polsek Duren Sawit. Polisi, tegas Parlindungan Sutasuhut, telah menyelidiki blangku e-KTP dalam karung tersebut. “Siapa yang membuantnya masih kami selidiki. Kenapa sampai dibuang,” tuturnya.