Spanduk Jokowi PKI Muncul di Tanah Abang, Seorang Warga Laporkan BPN Prabowo-Sandi Ke Bawaslu


SURATKABAR.ID – Munculnya spanduk bertuliskan #JKWBersamaPKI di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu membuat seorang warga lapor Bawaslu.

Warga yang melaporkan bernama Arthur Yudi Wardana. Dia melaporkan Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo-Sandi ke Bawaslu, Kamis (6/12/18).

“Pasangan calon itu kan ada larangan untuk menyampaikan hal-hal yang tidak benar,” kata Ketua Umum Advokat Indonesia Maju yang mendampingi Arthur, Sandi Situngkir saat dikonfirmasi, Kamis (6/12/18) dikutip dari tribunnews.com.

“Kemudian pasal yang lain ada ketentuan dilarang melakukan provokasi. Tentu saja provokasi itu sumbernya itu kan ada niatan. Sudah mengetahui tidak benar, tapi tetap saja disampaikan,” sambungnya.

Baca Juga: Terciduk Posting Konten PKI, Pria Ini Ogah Minta Maaf ke Jokowi Karena…

Pelapor menduga spanduk tersebut ada kaitannya dengan tim Prabowo-Sandi, lantaran memuat foto wajah Prabowo dan Sandiaga.

Pasal yang dituduhkan pelapor dalam aduannya yaitu Pasal 280 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang memuat larangan-larangan dalam kampanye.

Alat bukti yang dibawa berupa foto dan video spanduk bertuliskan #JKWBersamaPKI dan beberapa pemberitaan di media sosial.

Pelapor berharap, Bawaslu dapat melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran kampanye ini.

Sebelumnya, berdasar foto di media sosial, spanduk dengan memuat lima tagar, yakni #PKIBerkedokPancasila, #JKWBersamaPKI, #JKWHoakNasional, #JKWSontoloyoNasional, dan #JKWGenderuwoNasional.

Tertulis juga kalimat “2019 Tenggelamkan PKI”.

Spanduk itu juga memuat foto calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi menyebut, spanduk yang sebelumnya terlihat terpasang di kawasan Tanah Abang itu bermuatan menghasut dan mengadu domba.

Hal itu merujuk pada Pasal 1 huruf d Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebagai langkah awal, Bawaslu bersama sejumlah pihak terkait telah melalukan penurunan terhadap spanduk tersebut.

Saat ini, Bawaslu DKI tengah melakukan penyelidikan mengenai siapa pemasang spanduk itu.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhud Aliyudin membantah pihaknya membuat spanduk bertuliskan #JKWBersamaPKI.

“Kami pastikan spanduk provokatif seperti itu tidak dibuat oleh BPN Prabowo-Sandi. BPN memiliki standar dalam pembuatan spanduk kampanye. Di antara isinya tidak boleh menyinggung pihak lain,” kata Suhud melalui pesan singkat, Rabu (5/12/18).

Ia mengharapkan KPU, Bawaslu dan kepolisian, mengambil tindakan jika ditemukan spanduk bernada provokatif yang berpotensi memicu kegaduhan di masyarakat.

Ia berharap, semua pihak bisa menahan diri danmencari kejelasan jika menemukan spanduk bernada provokatif seperti itu.

 


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPrabowo: Jangan, Cebong Itu Tidak Boleh. Peace Peace!
Berita berikutnyaSejumlah Artis Ini Terlibat Endorse Kosmetik Ilegal. Tarifnya Fantastis!