Gorok Wanita Cantik dalam Mobil Hingga Tewas, Motif Pelaku Ada Kaitan dengan Hal Spiritual


SURATKABAR.IDPolisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita cantik bernama Levie Prisilia (35) di dalam mobil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Diduga karena tersinggung dengan ucapan korban, pelaku nekat menghabisi nyawa si wanita dengan senjata tajam.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, dikutip Detik.com dari Antara pada Sabtu (24/11/2018), mengungkapkan pelaku yang diketahui bernama Herman (25) menusuk Levie menggunakan gunting. Ia lalu menggorok leher korbannya.

Hal tersebut, seperti yang dijelaskan AKBP Takdir Mattanete, berawal ketika korban meminta bantuan kepada pelaku untuk membuat suaminya bersikap baik. Korban meminta tolong pelaku agar menggunakan cara spiritual.

Namun upaya pelaku membujuk suami korban belum juga membuahkan hasil. Dari pertemuan pertama, pelaku melancarkan rayuan agar Levie bersedia bertemu kembali. Mereka lantas janjian untuk berjumpa keesokan hari di Jalan A Yani KM 11.800, Gambut, pada Kamis (22/11).

Mereka berdua mengobrol di dalam sebuah mobil bernomor polisi DA 1879 TB. Saat mengobrol itulah, Herman mengaku merasa tersinggung dengan perkataan Levie. Karena kata-kata korban membuatnya tersakiti, ia pun dibuat gelap mata hingga nekat membuhuh wanita tersebut.

Baca Juga: Apes! Nekat Dekati Pulau Terlarang Demi Kenalkan Jesus, Pria Ini Tewas Dipanah Suku Terasing. Jasadnya di…

Fakta demi fakta tentang pelaku oembunuhan wanita cantik di dalam mobil pun mulai terkuak. Herman diketahui hanya merupakan perantara dari dukun yang memiliki urusan langsung dengan korban. Kepada polisi ia mengaku baru dua kali bertemu lantaran menjadi perantara dukun.

Selain itu, Herman rupanya pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Banjarmasin, di Lapak Teluk Dalam. “Hitungannya tak ada dua hari keluar. Baru sehari aja keluar setelah dipenjara selama 7 bulan,” ungkap Herman, Sabtu (24/11), dikutip dari Tribunnews.com.

Tertangkapnya Herman, diakui pihak kepolisian lantaran bantuan dari rekaman CCYV. Berbekal rekaman tersebut, jajaran kepolisian langsung membuat sketsa wajah pelaku. Ditambah dengan berbagai informasi dari masyarakat, polisi semakin mudah dalam menemukan pelaku.

“Pelaku ditangkap di rumahnya pada Sabtu (24/11) dini hari, sekitar pukul 00.00 WITA oleh personel gabungan Resmob dan unit Ranmor Polda Kalsel, Tim Tekap Polres Banjar dan personel Reskrim Polsek Gambut,” jelas Takdir.

Lantaran mencoba melawan, polisi terpaksa menembak kaki kiri pelaku. “Saat penangkapan disita barang bukti. Di antaranya sebuah gunting yang digunakan pelaku untuk melukai korban di bagian leher hingga tewas mengenaskan dalam mobil di tepi jalan,” paparnya.

Selain gunting, polisi juga menyita satu unit Suzuki Satria F berwarna hitam merah, satu buah helem putih berjenis GM, satu jaket hitam, satu buah celana jeans hitam, satu tas selempang coklat, uang pecahan Rp 100.000 sejumlah 1 juta rupiah, dan sebuah smartphone merek Samsung.