Tahun Depan! Jokowi Akan Berangkatkan Perangkat Desa Ke Luar Negeri


SURATKABAR.ID – Presiden Joko Widodo akan memberangkatkan perangkat yang mengawal jalannya program dana desa ke luar negeri. Hal itu diungkapkan Jokowi saat bertemu unsur-unsur perangkat desa, di Lampung Timur, Jumat (23/11/18) malam.

“Saya sudah diskusi dengan Menteri Desa. Tahun depan, kami coba beberapa kepala desa, Posyandu, pendamping desa, PAUD, kirim ke luar negeri,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan mereka yang hadir.

Ia mengatakan, unsur-unsur perangkat desa yang diberangkatkan ke luar negeri akan mendapatkan training terkait pengelolaan dana keuangan secara efektif, efisien sekaligus tepat guna. Selain itu, mereka juga akan mendapat pelatihan mengenai beberapa kegiatan usaha. Salah satunya mengelola pertanian serta perkebunan yang modern.

“Saya mau kirim besar-besaran. Biar melihat ya cara bertani di Thailand gimana, di Jepang juga gimana. Apa yang mereka lakukan di desa sana biar maju. Kita juga bisa,” ujar Jokowi. “Training-nya enggak usah lama-lama. Tiga atau enam bulan. Biar melihat serta membandingkan,” lanjut dia.

Baca Juga: Cair Januari 2019! Ini Anggaran Besar yang Dikeluarkan Pemerintah Untuk Dana Kelurahan

Menurut Jokowi, orang Indonesia harus melihat langsung terlebih dahulu bagaimana perubahan di negara lain, baru akan bangkit dan mengejar ketertinggalan. “Kalau cuma diberitahu negara lain maju, kita ini kadang enggak bergerak. Dipikir kita ini sudah di depan. Tapi kalau sudah lihat langsung, pasti baru gemeregah,” ujar Jokowi. “Gemeregah itu apa ya? Ya semangatlah,” lanjut dia.

Keesokannya, Sabtu (24/11/18) pagi, Joko Widodo blusukan ke Pasar Gintung, Tanjung Karang Pusat, Provinsi Lampung. Dilansir dari kompas.com, Jokowi didampingi sang istri, Iriana, tiba di pasar sekitar pukul 07.00 WIB. Dia mengenakan kaos cokelat dengan sablon #01 di bagian depan.

Kaos itu sama seperti yang ia kenakan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin di Surabaya, beberapa waktu lalu. Di pasar itu, salah satunya Jokowi membeli tempe. Tidak tanggung-tanggung, Jokowi membeli 50 buah tempe. “Pak Jokowi bayarnya Rp 100.000,” ujar sang pedagang.

Sang pedagang pun mengutarakan harapannya agar Jokowi yang kini masih menjabat sebagai Presiden dapat menstabilkan harga bahan pangan. Selain tempe, Jokowi dan Iriana juga membeli 2 kilogram cabai hijau, 2 kilogram tomat serta 4 ikat kangkung.

“Buat makan di rumah,” kata salah seorang staf di kepresidenan. Kehadiran Jokowi di pasar disambut antusias masyarakat. Mereka berebut untuk sekadar menyapa dan bersalaman. Bahkan, banyak pula yang meminta untuk berfoto bersama. Jokowi mempersilahkan beberapa warga untuk mendekat dan berfoto.