Bela Bocah 11 Tahun Korban P*********n, Hotman Paris Ditegur Kapolres Bogor. Kenapa?


SURATKABAR.ID – Belum lama ini pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengunggah sebuah video yang langsung viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Hotman terlihat merangkul seorang gadis yang wajahnya tertutup jaket.

Dalam video tersebut, Hotman mengatakan bahwa dirinya membela korban pemerk*saan yang dilaporkan balik oleh pelaku. Gadis tersebut ternyata masih berusia 11 tahun, sedangkan pelaku 51 tahun.

Pelaku sebenarnya sudah ditahan, namun kemudian melaporkan ayah korban karena diduga memukul pelaku.

“Begitu tahu anaknya diperk*sa, bapak dari si korban ini nonjok si pelaku, pemerk*sa. Sekarang si pelaku telah ditahan di Polres Bogor, tapi si pelaku juga melaporkan bapak si korban karena pemukulan, dan sekarang seolah-olah ada arahnya ke tukar guling, yaitu ‘cabut laporan pemerk*saan, aku cabut laporan pemukulan’,” terang Hotman, seperti dilansir dari tribunnews.com, Jumat (23/11/2018).

Baca juga: Apes! Nekat Dekati Pulau Terlarang Demi Kenalkan Jesus, Pria Ini Tewas Dipanah Suku Terasing. Jasadnya di…

Selain itu, ia berharap Polres Bogor tak menjadikan ayah korban sebagai pelaku pemukulan. “Seorang bapak memukul orang yang memperk*sa putrinya sangat wajar. Tolong Bapak Kapolres Bogor benar-benar jangan sampai di-tersangka-kan orangtua yang mengetahui putrinya diperk*sa, otomatis nonjok,” katanya.

Unggahan Hotman ini pun langsung ditanggapi oleh Kapolres Bogor AKBP AM Dicky. Dicky menegur Hotman atas video tersebut.

Pasalnya, menurut Dicky tak ada laporan pelaku pemerk*saan dipukul oleh orangtua korban. Selain itu, Dicky juga menyayangkan Hotman mengekspos korban di media sosial.

Yang Mulia dan terpintar Bpk Hotman Paris, saya Kapolres Bogor yg membawahi Polsek gn Putri. Telah saya check anggota saya, bahwa tidak ada laporan dari pelaku yg telah dipukul oleh orangtua korban tersebut. Untuk kasus tersebutpun sudah tahap 1 dikejaksaan untuk diperiksa kelengkapannya.

Saya juga baru tahu ada persekusi terhadap pelaku oleh ayah korban dari video ini dan saya sudah menegur penyidik.

Tapi yang saya tidak habis pikir ada orangtua dan Ahli Hukum yg mengekpose anak korban kekerasan seksual dalam medosos, itu adalah juga merupakan biktimisasi berkelanjutan yg dialami oleh korban. Sedangkan UU Perlindungan anak dengan sangat keras melindungi identitas korban, untuk pertimbangan masa depan anak korban.” tegas Dicky.

Selain itu, Dicky juga meminta Hotman melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum memviralkan sebuah kasus. “Sebaliknya lain kali Anda konfirmasi kembali ke kami sebelum memberikan pernyataan yg bisa merugikan bagi kami, penegakan hukum itu bukan di warung kopi,” katanya.

Teguran Dicky ini pun segera dijawab oleh Hotman. Ia memastikan bahwa identitas korban tetap aman. Wajahnya pun tak terekspos dalam video. “Pak Kapolres: wajah anak ditutupi,” balas Hotman.