Resmi! Gus Nur Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penghinaan NU dan Banser


SURATKABAR.ID – Gus Nur alias Sugi Nur Raharja telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik. Videonya dianggap telah menghina elemen Nahdlatul Ulama (NU), kiai serta Banser. Pada Kamis (22/11/2018) siang ini di Mapolda Jatim, Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka oleh Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim. Ia mengatakan, pendakwah tersebut dijerat Pasal 27 ayat 3 dan 45 ayat 3 UU ITE.

Dilansir dari KelanaKota.SuaraSurabaya.Net, Kamis (22/11/2018), Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan peresmian status tersangka Gus Nur ditetapkan usai empat orang saksi ahli yang terdiri dari 1 ahli bahasa, 2 ahli pidana, dan 1 ahli ITE didatangkan.

Ditahan Sementara

Sementara itu, AKBP Harissandi Kasubdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim menuturkan, meski Gus Nur sudah ditetapkan sebagai tersangka, pendakwah itu tidak akan ditahan sementara.

“Ancaman hukuman 4 tahun sehingga untuk penetapan tersangka tidak bisa melakukan penahanan,” ujarnya saat memberi keterangan di Balai Wartawan Polda Jatim, Kamis (22/11/2018).

Kini, polisi sudah mengantongi barang bukti berupa 1 keping CD berisi vlog yang dibuat oleh Gus Nur. Ia mengungkapkan, hari ini mereka akan mendapat satu barang bukti baru yakni laptop yang digunakan tersangka untuk membuat vlog.

Baca juga: Debat Bendera Tauhid Selesai, Pemerintah dan Ormas Sepakat Larang Bendera HTI

Ditegaskan juga oleh AKBP Harissandi, bahwa tersangka akan dicekal sehingga tak bisa berpergian ke luar negeri. Ia menambahkan, hal ini dilakukan untuk menghindari upaya yang bersangkutan kabur ke luar negeri.

Diketahui, mengutip Detik.com, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Harissandi juga menambahkan pihaknya memanggil Gus Nur untuk dimintai keterangan sebagai tersangka pada hari ini. Ini merupakan pemanggilan kedua, sebab dalam pemanggilan pertamanya, Gus Nur berdalih ada pengajian digelar di rumahnya.

“Karena bukti sudah terpenuhi kami tetapkan sebagai tersangka, ini pemanggilan kedua sebagai tersangka karena pemanggilan pertama saudara Sugi tidak bisa datang dengan alasan masih ada pengajian,” tukas Harissandi.

Tak Bisa Diintervensi

Pada saat yang bersamaan, ratusan massa dari pendukung Gus Nur yang menuntut agar pendakwah tersebut dibebaskan dari jerat hukum tengah menunggu di depan Mapolda Jatim. Merespon hal tersebut, ia tegas mengatakan penyidik tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun.

Sebelumnya, diketahui Gus Nur terjerat kasus pencemaran nama baik setelah dirinya merekam sebuah video dan mengunggahnya ke YouTube dengan judul “Generasi Muda NU Penjilat”.

Di video tersebut, Ia mengucapkan kata-kata yang dinilai kasar dan menghina serta mencemarkan nama baik NU. Video ini kemudian dilaporkan oleh Koordinator Forum Pembela Kader Muda NU ke pihak yang berwenang.