Terungkap! Pembantai Satu Keluarga di Bekasi Beri Pengakuan, Tak Disangka Sering Dibeginikan Korban


SURATKABAR.ID – Warga digemparkan dengan penemuan satu keluarga yang tak lagi bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Diperum Nainggolan, Maya Boru Ambarita sang istri, dan kedua anak mereka ditemukan tewas pada Selasa (13/11) lalu.

Hanya berselang satu hari, tepatnya pada Rabu (14/11), polisi berhasil membekuk Haris Simamora (HS). pelaku pembantaian satu keluarga. Sempat menjadi misteri alasan yang membuat HS nekat menghabisi keluarga tersebut, akhirnya polisi menemukan motif di balik perbuatan pelaku.

HS, seperti yang diwartakan Tribunnews.com pada Jumat (16/11/2018), rupanya mengalami sakit hati lantaran pekerjaan sebagai penjaga kost diambil alih oleh Diperum. Ada pun pemilik kost-kostan sendiri merupakan kakak korban, Douglas Nainggolan.

“Pelaku sakit hati karena korban ini pengelola kost. Beberapa waktu yang lalu, pengelolanya pelaku,” jelas Wakil Kapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11).

Polisi mengungkapkan, meski tak lagi bekerja sebagai pengelola kost, namun HS masih kerap bermalam di tempat tersebut. Dan selama dirinya menginap di kost itu, HS tak jarang diperlakukan dengan semena-mena oleh korban.

Baca Juga: Dendam Apa yang Membuat Terduga HS Bantai Keluarga Nainggolan di Bekasi?

“Tersangka ini sering dihina-hina. Kadang-kadang kalau di situ dibangunkan dengan kaki,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam kesempatan yang sama.

Lantaran penghinaan tersebut, korban tak kuasa membentung emosi yang meluap-luap. Ia pun akhirnya memutuskan untuk menghabisi nyawa korban. Tak tanggung-tanggung, HS ikut membantai istri dan anak-anak Diperum dengan cara yang kelewat sadis.

Seperti yang diketahui, polisi sebelumnya telah menetapkan HS sebagai tersangka dalam kasus pembantaian satu keluarga di Bekasi. Terhadap HS yang ditangkap di kaki Gubung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11) malam tersebut, polisi juga telah melakukan penahanan.

HS diduga melakukan oembunuhan terhadap satu keluarga yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Selasa (13/11). Empat korbannya adalah pasangan suami istri, Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37), serta dua anaknya, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).