Lakukan Penggeledahan di Rumah Ahmad Dhani, Polisi Kantongi Hasil Ini


SURATKABAR.IDPolisi telah menggeledah kediaman tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo, di Jakarta, pada Kamis (15/11). Dalam penggeledahan tersebut, polisi mendapatkan beberapa hasil yang kemudian dijadikan barang bukti.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, seperti diwartakan Detik.com pada Jumat (16/11/2018), mengungkapkan pihaknya menyita akun media sosial milik suami Mulan Jameela langsung melalui admin.

“Ini adalah Instagram dari saudara Ahmad Dhani sebagai hasil screenshot yang kami lakukan. Setelah kita melakukan penyitaan pada hari Kamis tanggal 15 November 2018 langsung ke Jakarta, ke rumah yang bersangkutan. Menemui admin sekaligus menunjukkan Surat Perintah penyitaan yang kita bawa dari persetujuan pengadilan,” ujar Frans sambil menunjukkan Instagram Ahmad Dhani di Mapolda Jatim, Jumat (16/11).

Nantinya akun tersebut akan digunakan pihak penyidik sebagai barang bukti tambahan yang selanjutnya akan diserahkan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dan sejak diamankan polisi, kini akun Instagram @ahmaddhaniprast sudah tak dapat digunakan lagi.

Baca Juga: Ahmad Dhani Kenakan Kaos Tauhid Datangi Mapolda, Siapa Sangka Ada Alasan Menarik di Baliknya

“Nah, hasilnya adalah saudara-saudara saksikan ini. Jadi akun saudara Ahmad Dhani di Instagram-nya sudah kita sita sebagai bukti kita dalam rangka koordinasi lebih lanjut dari jaksa penuntut umum. Karena SPDP sudah kami kirim surat pemberitahuan pendidik dimulainya penyidikan,” jelas Barung.

Sementara itu, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengungkapkan pihaknya belum dapat memberi kepastian kapan akan mengirimkan berkas tersebut ke pengadilan. Pasalnya, hingga berita diturunkan pihaknya masih menunggu saksi yang meringankan dari tersangka.

“Nanti sebagai barang bukti untuk dikirim ke kejaksaan. Soal waktunya penyidik masih menunggu pemeriksaan yang diajukan oleh saksi ahli pihak Dhani,” tutur AKBP Harissandi dengan tegas.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur sudah menunjuk beberapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan bertugas menangani kasus-kasus yang menjerat Ahmad Dhani. Kasus-kasus tersebut adalah kasus pencemaran nama baik dan kasus terkait penipuan dan penggelapan.

“Kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan, jaksanya Usman, Sabetanua, dan Novan. Sementara dugaan kasus ITE jaksanya adalah Nur Rachman dan Agus Budi Santoso,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung, Selasa (13/11) lalu.