Komentari Kasus Bendera di Rumah Habib Rizieq, Abu Janda Dipolisikan


SURATKABAR.ID – Permadi Arya alias Abu Janda dipolisikan gara-gara video kontroversialnya yang mengomentari kasus bendera di kediaman Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Ia mengungkapkan komentarnya mengenai video tersebut dalam video berdurasi 5 menit 9 detik yang diunggah akun Facebook Ustad Abu Janda al-Boliwudi.

Dalam videonya, pegiat media sosial ini menyebut bahwa bendera hitam dengan tulisan kalimat tauhid tersebut bukanlah panji Rasulullah, melainkan bendera teroris.

Ini bukan panji Nabi, ini adalah bendera teroris, kata pemerintah Arab Saudi,” tuturnya dalam video seraya memamerkan bendera yang ia maksud, dikutip dari cnnindonesia.com, Rabu (14/11/2018).

Baca juga: Daftar Ulama Paling Didengar di Indonesia, Habib Rizieq Kalah Telak dari Ustad Abdul Somad

Video inilah yang kemudian menjadi masalah. Pria bernama Alwi Muhammad Alatas menegaskan bahwa yang dikatakan Abu Janda melukai umat Muslim. Oleh karena itu, ia melaporkannya ke polisi.

“Bendera yang bertuliskan kalimat la ilaha illallah muhammadar rasulullah, kalimat yang dijunjung tinggi umat muslim satu dunia, dikatakan bagian dari bendera teroris. Ini jelas-jelas melukai hati kami sebagai umat muslim,” tegas Alwi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).

Dalam laporannya, Alwi membawa sejumlah bukti, berupa tautan (link) video tersebut, beserta tangkapan layar dari akun Facebook Abu Janda.

Laporan yang diterima Polda Metro Jaya dengan nomor TBL/6215/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus menyebutkan bahwa Abu Janda diduga melakukan ujaran kebencian dan penodaan agama berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) Juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sementara itu, mengenai laporan tersebut, Alwi mengaku untuk mencegah gesekan di akar rumput karena unggahan bernada SARA.

“Pasti akan ada gesekan-gesekan di kalangan masyarakat terkhusus bagi orang-orang yang sangat teramat cinta dengan kalimat tauhid ini, akan menjadi kegaduhan yang sangat luar biasa,” terang Alwi.

Sebelumnya, Habib Rizieq sempat dikabarkan didatangi oleh pihak kepolisian Arab Saudi karena bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang terpasang di rumahnya. Bendera tersebut dianggap ilegal di Arab Saudi.

BENDERA TERORIS BUKAN PANJI NABI

BENDERA TERORIS BUKAN PANJI NABIKasus Habib Rizieq berurusan dengan Polisi Saudi gara2 "Bendera Tauhid" yang ternyata dianggap BENDERA TERORIS adalah fakta nyata itu BUKAN Panji Nabi seperti yang diklaim Aksi Bela Tauhid.Berdasarkan fakta Bendera Tauhid dianggap BENDERA TERORIS oleh Arab Saudi, maka sudah waktunya Aparat Berwenang RI memberlakukan aturan sama melarang bendera teroris berkedok tauhid ini.Klik SHARE sebanyak2nya agar sampai ke Bapak2 aparat. SAY NO TO TERRORISMREFERENSI BERITA:Viral Penampakan Bendera yang Diduga Dipasang di Kediaman Habib Rizieqhttps://m.detik.com/news/berita/4292924/viral-penampakan-bendera-yang-diduga-dipasang-di-kediaman-habib-rizieqBendera Hitam di Rumah Rizieq, Lambang Ilegal di Arab Saudihttps://m.cnnindonesia.com/nasional/20181108151107-12-345052/bendera-hitam-di-rumah-rizieq-lambang-ilegal-di-arab-saudiMengapa bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di Saudi 'dianggap musuh' pemerintah?https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46121835#SayNOtoTerrorism

Posted by Ustad Abu Janda al-Boliwudi on Thursday, November 8, 2018