Daftar Ulama Paling Didengar di Indonesia, Habib Rizieq Kalah Telak dari Ustad Abdul Somad


SURATKABAR.ID – Dari deretan nama pendakwah populer Indonesia, sosok Ustad Abdul Somad disebut sebagai dai yang paling diikuti imbauannya oleh umat Islam. Nama ulama asal Silo Lama, Silau Laut, Asahan ini menempati urutan pertama.

UAS,  seperti yang dilansir dari laman CNNIndonesia.com pada Rabu (14/11/2018), bahkan mengalahkan tokoh-tokoh besar sekelas Muhammad Rizieq Shihab, Said Aqil Siroj, maupun Din Syamsuddin. Ada pun hal tersebut, , sesuai dengan hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia Denny JA.

“Ustad Somad adalah ulama yang paling didengar suaranya atau imbauannya dari semua tokoh ulama,” ujar peneliti Ikrama Maslamah ketika ditemui di Kantor LSI Denny JA, di Rawamangun, Jakarta, pada Rabu (14/11).

Imbauan yang dimaksud di sini adalah imbauan yang bersifat umum. Termasuk imbauan memilih salah satu calon pasangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Jadi bisa juga imbauan politik atau pilpres. Somad yang paling banyak diikuti imbauannya,” imbuh Ikrama kemudian.

Merujuk dari hasil survei, masyarakat yang pernah mendengar Ustad Abdul Somad mencapai angka 59,3 persen. Yang menyukai sebanyak 82,5 persen. Dan kalangan yang pasti mengikuti imbauan dai satu ini tercatat sebanyak 30,2 persen.

Baca Juga: Heboh Sandiaga Langkahi Makam Pendiri NU, Ini Kata Ustad Abdul Somad

Dibandingkan 20 ulama lainnya, angka yang diraih Abdul Somad adalah yang paling tinggi. Di bawah UAS berurutan ada Arifin Ilham (2), Yusuf Mansur (3), Aa Gym (4), dan menempati urutan kelima adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Sementara masyarakat yang mengikuti imbauan dari Habib Rizieq hanya sebanyak 17 persen saja. Angka tersebut selisih 13 persen dari mereka yang mengikuti imbauan Abdul Somad. Sementara mereka yang mengenal Rizieq tercatat sebanyak 53,4 persen dengan 52,9 persen yang menyukai.

Ikrama menilai, kepopularitasan Habib Rizieq menurun drastis terhitung sejak 2016. Pada akhir 2016, mereka yang mau mengikuti imbauan Habib yang saat ini tinggal di Arab Saudi ini sebanyak 31,4 persen. “Pengaruh Rizieq berkurang sejak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum,” jelasnya.

Pamor Abdul Somad berhasil mengungguli Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin yang ada di posisi enam. Mereka yang pernah mendengar Din adalah sebanyak 29,1 persen. Ia disukai oleh 68,7 persen dan imbauannya diikuti sebanyak 17,7 persen.

Salahudin Wahid menempati urutan ketujuh. Di posisi selanjutnya ada pelopor Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPD) Ulama Bachtiar Nasir. Ketua Umum Pengurus besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj ada di urutan kesembilan.

Berurutan, setelah Said Aqil ada Mustofa Bisri (10), TGB Zainul Majdi (11), Busyro Muqoddas (12), Maimoen Zubair (13), Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (14), Syafi’I Ma’arif (15), Al Khathath (16), Slamet Effendy Yusuf (17), Novel Bamukmin (18), Kapitra Ampera (19), Yusuf Martak (20), dan Slamet Maarif (21).

“Ada banyak ulama lain yang dihormati dan didengar imbauannya, namun kurang dikenal atau tingkat pengenalan di bawah 40 persen,” tutur Ikrama. “Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen, survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA,” pungkasnya.