Akhirnya Iwan Setiawan Akui Kalau Djanur Pelatih TOP dan Ia Pelatih Biasa Saja, Ini Buktinya


    1231

    Banyak berkoar mengenai kemampuan Jajang Nurjaman yang disebut tidak istimewa, Iwan Setiawan kini malah menjilat ludahnya sendiri. Menurutnya Janur punya keputusan tepat kala memasukan Ilija Spasojevic di awal babak kedua menggantikan Tantan. Kondisi itu memaksa lini pertahanan Pusamania Borneo FC menjadi lebih sibuk karena pemain asal Montenegro itu punya kelebihan dalam postur tubuhnya.

    “Ternyata Janur hari ini top. Babak pertama kalah 1 gol terus dia masukin Spaso. Dia bisa hantam bola, screening kuat dan kasih bola ke second line,” ujar Iwan dalam konferensi pers di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (26/9).

    Menurutnya target merebut kemenangan di kandang Persib mesti sirna. Dia pun akhirnya meminta maaf karena terus mengaduk emosi awak Maung Bandung dan bobotoh di 2 pekan terakhir. Meski begitu di hati kecilnya dia tetap menganggap Janur mempunyai kelemahan yang bisa dimanfaatkan. Dia pun berharap ke depan perang urat syaraf antar pelatih di sepakbola tanah air bisa menjadi kebiasaan.

    “Kita ga jadi kenyataan menelanjangi Persib di sini (Bandung). Maaf saya banyak psy war, itu adalah kejujuran penilaian saya. Itu memang murni menurut saya dan di media terkesan saya sombong. Semoga Indonesia ga alergi ada manajer klub dikritik, menjadi satu inovasi bahwa psy war hal biasa,” lanjutnya.

    Iwan sendiri di laga tadi menjadi tokoh antagonis bagi suporter. Chants-chants khusus pun terlontar dari seluruh tribun kepada Iwan. Menanggapi hal itu mantan pelatih Persija itu malah bangga. Karena baru kali ini namanya terus menggema di stadion mengingat dia bukan pelatih level atas.

    “Aku senang sekali, top walau kita pulangnya susah. Saya bangga bisa tampil di hadapan bobotoh. Dihujat saya malah senang, Alhamdulillah. Saya pelatih biasa aja, bukan pelatih besar,” tandasnya.

    sumber : simamaung.com