Saudaranya Jadi Korban Lion Air JT610, Artis Muda Ini Terlihat Panik di Bandara


SURATKABAR.ID – Evakuasi pesawat Lion Air JT610 dan para korban masih terus berlanjut. Di hari pertama, Basarnas berhasil temukan 24 kantong jenazah.

Diduga kuat, tubuh korban ikut tenggelam bersama badan pesawat. Sehingga, pencarian utama ditujukan untuk menemukan badan pesawat yang diduga berpindah lokasi dari posisi ledakan akibat terseret gelombang laut.

Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sindu Rahayu mengungkapkan bahwa pesawat tersebut mengangkut 181 penumpang dan 8 kru pesawat.

Tak disangka, salah satu diantaranya adalah saudara dari pesinetron Haykal Kamil. Haykal yang terlihat panik dan terburu-buru memasuki ruang crisis center mengatakan bahwa sepupunya ikut jadi korban.

“Ada sepupu gue jadi korban,” tutur Haykal dengan wajah panik, seperti dilansir dari tribunnews.com, Selasa (30/10/2018).

Baca juga: Nyesek Parah! Sesaat Sebelum Pesawat yang Ditumpanginya Hilang Kontak, Hesti Sempat Janjikan Ini

Tak lama kemudian, Haykal keluar dari ruang crisis center. Ia mengaku akan menuju Bandara Halim Perdana Kusuma untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai sepupunya itu.

“Gue nggak bisa komentar soalnya bokapnya belum tau, sekarang langsung mau ke Halim nih,” katanya sambil bergegas pergi.

Sementara itu, dikabarkan bahwa hingga kini pencarian korban dan badan pesawat masih terus di lakukan. Dalam pencarian dan evakuasi tersebut dilibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya,

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menuturkan, dengan menemukan badan pesawat, ia yakin akan menemukan lebih banyak jenazah korban. Sebab, para korban diduga masih berada dalam badan pesawat.

“Kemungkinan besar korban masih di dalam,” terangnya di crisis center Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (29/10/2018) malam.

Dugaan ini, menurut Soerjanto, karena ada informasi bahwa dua menit usai lepas landas, pilot pesawat meminta kembali ke Bandara Soekarno Hatta atau return to base (RTB).

Selain itu, dua menit setelah lepas landas, tanda untuk memasang sabuk pengaman masih terus dinyalakan. Diduga, saat pesawat berbenturan dengan air, penumpang tak sempat melepas sabuk pengaman mereka.

“Gini, dua menit take off seatbelt-nya belum dilepas. Lampu masih nyala,” lanjutnya.