Deklarasi di Markas Soneta, Sandiaga: Kalau Tidak Ada Perubahan Sungguh, Terlalu…


    SURATKABAR.ID – Pedangdut sekaligus Ketua Partai Idama Rhoma Irama beserta relawannya mendeklarasikan dukungan bagi pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Minggu (28/10/18) dilansir dari kompas.com.

    Deklarasi digelar di markas Soneta Records di Jalan Tole Iskandar Nomor 41, Depok, Jawa Barat. Puluhan relawan yang menamakan diri Relawan Rhoma ‘for’ PAS datang mengenakan seragam hijau.

    “Hari ini relawan Rhoma ‘for’ PAS Nasional dan alhamdulillah Pak Cawapres kita hadir dan Ketua PAN Zulkifli Hasan sekaligus Ketua MPR RI. Bahwa hari ini adalah deklarasi nasional relawan Rhoma for PAS,” kata Rhoma, di kantor Soneta Records, Minggu siang.

    Menurut Rhoma, pendukungnya yang sebelumnya tergabung di Fans of Rhoma Irama dan Soneta Group (FORSA) bukanlah gerakan politik. Namun, mereka semua punya harapan dan aspirasi kepada Prabowo-Sandi. “Forsa adalah ormas begitu juga, jadi tidak boleh mengatakan gerakan politik.

    Baca Juga: Jokowi Targetkan 70 Persen Suara di Jawa Timur, Khofifah Siap Bantu Pemenangan

    Namun, beliau semuanya adalah untuk Rhoma mendukung PAS,” kata dia. Sementara itu, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku bersyukur atas dukungan Rhoma dan relawannya. Ia berjanji akan menampung aspirasi relawan Rhoma, di antaranya meminta agar Prabowo-Sandi taat kepada Pancasila dan UUD RI Tahun 1945.

    “Juga menjaga keutuhan ukhuwah Islamiyah kita dan ukhuwah basyariah kita yang Insya Allah akan menjadi komitmen dari Prabowo-Sandi,” kata Sandi. Sandi berpesan kepada relawan yang akan berjuang untuk memenangkannya, agar menyuarakan persatuan.

    “Terus berdendang mengumandangkan pesan damai di seluruh wilayah negeri tercinta,” ujar Sandiaga. Dalam sambutannya, tak lupa Sandiaga mengutip lirik lagu Rhoma Irama untuk menggambarkan perekonomian Indonesia.

    “Sesuai dengan lirik lagu bang Rhoma kalau tidak ada ‘perubahan’ sungguh ‘terlalu’. Yang kaya makin? Kaya. Yang miskin makin? Miskin,” ujar Sandiaga.