Seorang Janda Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Pelaku Enteng Bilang Begini


SURATKABAR.ID – Indri Lestari alias Iin ditemukan bersimbah darah di kediamannya di Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, Binjai, Sumatera Utara, Minggu (21/10/2018).

Tak hanya bersimbah darah karena sejumlah luka tikam di sekujur tubuhnya, saat ditemukan janda 40 tahun ini juga tak berbusana. Sebelum ditemukan, warga sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban.

Peristiwa ini pun membuat warga sekitar heboh. Anggota Satuan Reskrim Polres Binjai bersama Direktorat Krimum Polda Sumut pun bergerak cepat untuk mengungkapnya.

Hingga akhirnya, polisi berhasil mengungkap pelaku. Dia adalah Sofyan Wahid (39), warga Desa Pematang Cermat, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sedang Bedagai. Sofyan pun telah mengakui perbuatannya. Ia kabur setelah menikam Iin beberapa kali.

Baca juga: Nahas! Terjebak di Dalam Mobil, Balita Lucu Tewas Kehabisan Oksigen

Sementara mengenai aksi nekatnya tersebut, Sofyan menuturkan, korban terus meminta uang kepadanya. Karena tak punya uang dan tak bisa menuruti kemauan korban, Sofyan pun kesal.

Ia juga menuding janda anak satu tersebut sebagai perempuan matre. Akibatnya, keduanya terlibat pertengkaran hebat. Sofyan kemudian pergi ke dapur untuk mengambil pisau, lalu menghujani Iin dengan tikaman.

“Aku kesal dia minta uang, matre. Kami sudah punya hubungan selama tiga tahun ini. Dia selalu meminta duit samaku. Saat itu aku tidak punya uang,” kata Sofyan, seperti dilansir dari tribunnews.com, Selasa (23/10/2018).

Sedangkan soal jenazah korban yang ditemukan tanpa busana, menurut Sofyan, saat ia mendatangi kediaman Iin, kekasihnya itu memang tak mengenakan pakaian sehelai pun.

“Waktu aku datang itu, dia memang sudah gak pakai baju,” terangnya.

Sementara itu, pengakuan pelaku yang menuding korban matre, menurut Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, pihaknya masih mendalaminya. Penyidik akan berusaha mengungkap apa motif dibalik aksi sadis Sofyan tersebut.

“Bisa saja itu alibi pelaku. Penyidik nanti yang memeriksa apa motif pelaku membonuh korban dengan sadis,” ujar Siswanto.