Kereta Api Hantam Mobil, Begini Kesaksian Relawan Penjaga Palang Pintu


SURATKABAR.ID – Kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) dan mobil kembali terjadi. Kali ini di palang pintu Pagesangan, Surabaya.

Relawan yang bertugas menjaga palang pintu tersebut memberikan kesaksian mengejutkan soal kronologis kejadian. Pria bernama Rama ini mengungkapkan; saat mendekati palang pintu kereta sempat membunyikan bel.

Namun, Rama mengaku kesulitan menutup palang pintu Pagesangan keran sirine peringatan di lokasi tersebut mati. Selain itu, KA Sri Tanjung yang saat itu melintas tak menyalakan lampu.

Oleh karena itu, Rama mengaku tak segera menyadari ada kereta yang akan lewat. Ketika kereta semakin dekat, Rama baru sadar dan segera menutup palang pintu.

Baca juga: Ngeri! Dalam 2 Hari Polda Metro Jaya Temukan 7 Mayat, Salah Satunya Balita 3 Tahun

Tapi, saat itu Mobil Pajero Sport dengan nopol W 1165 YV sudah memasuki perlintasan KA. Palang pintu juga sempat terganjal bodi mobil ketika ditutup.

Rama pun telah meniup peluit dan memperingatkan mobil agar tak nekat menyeberang. Sebab, kereta sudah makin dekat. Sayangnya, Pajero tersebut nekat melaju, saat itulah kecelakaan terjadi

“Belum tuntas menyeberang, bodi belakang mobil tersambar kereta api dan terlempar ke selatan,” tutur Rama, Minggu (21/10/2018), seperti dilansir suarasurabaya.net.

Akibatnya, mobil terlempar dan menewaskan ketiga penumpang di dalamnya yang merupakan satu keluarga.

Sementara itu, AKBP Eva Guna Pandia Kasatlantas Polrestabes Surabaya mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian. Dua orang petugas palang pintu yang merupakan relawan warga masih dimintai keterangan. Ia pun mengakui bahwa palang pintu tersebut masih manual.

“Kami masih mendalami keseluruhan. Kejadian ini harus menjadi evaluasi. Palang pintu ini manual dan petugasnya dari relawan warga, kami tidak ingin ada korban lagi. Palang pintu di Surabaya harus dimodernisasi,” tutur Pandia

Pandia melanjutkan, saat ini pihaknya menduga ada kelalaian atau masalah pada sistem peringatan di palang pintu KA Pagesangan.