UAS Langsung Gebrak Meja dan Menangis Saat Dengar Satu Pertanyaan Ini, Astaghfirullah Ternyata…


SURATKABAR.ID – Ustaz Abdul Somad (UAS) baru-baru ini kembali merebut perhatian warganet melalui video ceramah paling anyarnya yang disiarkan secara live di YouTube. Terdapat satu momen yang begitu emosional ketika UAS menjawab pertanyaan.

Dalam video, seperti diwartakan oleh Tribunnews.com, Rabu (17/10/2018), dai kondang satu ini sedang membawakan tauziah di Universitas Islam Riau, pada Senin (15/10) lalu. Disiarkan secara langsung oleh channel YouTube Tafaqquh, UAS menerima pertanyaan tak terduga dari salah seorang jamaah yang hadir.

“Saya ingin tanya Ustaz, kemana Israel tidak dibinasakan seperti kaum-kaum yang sudah binasa?” demikian bunyi pertanyaan yang tanpa sadar langsung membuat UAS terpancing emosinya. “Iya juga ya,” sahut UAS masih sanggup menahan gejolak dalam dirinya.

Ia kemudian melanjutkan jawabannya. UAS menceritakan tentang seorang ulama asal Palestina, Sheikh Abdul Karim Al Maqdisi. Ulama tersebut menangis di hadapan Sheikh Abdul Sattar ketika mengungkapkan kisah-kisah tentang kekejaman Israel.

UAS mengungkapkan, Sheikh Abdul Karim Al Maqdisi menceritakan betapa para tentara Israel tanpa hati menghabisi nyawa para wanita hamil di Palestina. Saat menceritakan hal itu, UAS mulai terlihat emosional. Raut wajahnya mulai tegang. Tangannya terkepal dan mulai memukul-mukul meja.

Baca Juga: Foto Acara LGBT Dibubarkan Ormas di Magelang Hebohkan Medsos, Tak Disangka Seperti Ini Faktanya

“Kenapa tidak dibinasakan dia (tentara Israel),” seru UAS berkali-kali. “Menangis Sheikh Abdul Karim Al Maqdisi saat menceritakan hal itu kepada Sheikh Abdul Sattar. Berlinang air matanya. Aku pun menangis saat menceritakan ini kepada kalian,” tuturnya kemudian.

Abdul Somad menyebutkan sejarah para kaum yang berlaku zalim. Mereka akhirnya dibinasakan oleh Allah. “Semua mati. Kenapa yang terlaknat ini (Israel) dibiarkan hidup?” ujar UAS yang kemudian mengatakan pernah menanyakan hal tersebut kepada sang guru di Universitas Al Azhar Syaikh Muhammad Jibril.

Lantas bagaimana jawaban Syaikh Muhammad Jibril?

“Kalau Allah membinasakan Israel, lalu kau masuk surga pake apa?” kata UAS menirukan jawaban sang guru. “Allah biarkan mereka hidup supaya kalian berjihad di jalan Allah,” imbuh sang pendakwah yang pernah digadang-gadang menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto ini.

Meski demikian, UAS menegaskan bahwa yang dimaksud dengan jihad tidak melulu langsung terjun ke Palestina dan memerangi para tentara Israel. Menurutnya, jihad yang dimaksud adalah dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya. Lalu dengan ilmu tersebut umat Muslim mengulurkan bantuan.

“Bukan berarti selesai acara ini kalian langsung beli tiket ke Palestina. Belajar kau serius hingga jadi doktor, sampai profesor. Lalu dengan uangmu atau hartamu, dengan ilmumu kau akan menolong saudaramu,” jelas UAS.

Tak hanya itu. UAS juga ada bentuk jihad lain yang bisa dilakukan, yakni secara politik dan menjadi pemegang kebijakan negara. “Bayangkan kalau kalian jadi anggota dewan. Kalian bisa mendukung pemerintah untuk menolong permasalahan Palestina,” ujarnya.

Simak video lengkapnya di bawah ini: