Selingkuh Berujung Maut! 5 Fakta CRV Masuk Jurang, Istri Sah Sempat dapat Firasat Ini


SURATKABAR.ID – Kecelakaan maut terjadi di jurang Sarangan Magetan, Minggu (14/10/2018). Korbannya adalah Rini Puspitawati (26) dan Ragil Supriyanto (34).

Mobil CRV putih keluaran 2018 dengan nopol T 1201 EJ itu dikemudikan oleh Rini. Namun, tiba-tiba mobil tersebut mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke jurang sedalam 200 meter.

Dibalik kecelakaan tersebut, terdapat kisah yang tak kalah menyakitkan. Kedua korban diduga kuat sebagai pasangan selingkuh. Ragil merupakan seorang kontraktor yang selingkuh dengan Rini yang dikenal sebagai pemandu lagu dan model.

Dilansir dari tribunnews.com, Selasa (16/10/2018), berikut fakta-fakta dibalik kecelakaan maut tersebyt.

1. Kemarahan istri sah

Sehari sebelum kecelakaan terjadi, istri Ragil, Tina Hayati sempat marah besar. Sebab, ia menemukan adanya perselingkuhan antara sang suami dengan Rini.

Baca juga: Ngeri! Niatnya Ber-Selfie, Wanita Malang Ini Malah Terjun Bebas dari Lantai 27. Penyebabnya Diluar Dugaan

Menurut kakak ipar Ragil, Lina, perselingkuhan anatara Ragil dan Rini tersebut sebenarnya sudah lama diketahui oleh Tina. Lina juga menyebutkan bahwa Tina mau tak mau membiarkan suaminya selingkuh, asal tak ditinggal mati.

“Hari Kamis, sehari sebelum kecelakaan, Tina cerita bahwa suaminya selingkuh dengan PL karena menemukan tiket Mojosemi Park dan bukti pembayaran hotel Mojosemi. Kata adik saya, ‘biar suami saya selingkuh, asal tidak ditinggal mati’. Tapi kok kejadiannya seperti ini,” tutur Lina.

2. Ragil terlempar, Rini terjepit

Menurut warga yang menjadi saksi mata, saat itu CRV yang melaju dari Sarangan (barat) menuju Megatan Kota (timur) itu melaju dengan kencang. Bahkan, saat tikungan mobil ini berjalan lurus hingga masuk jurang.

“Saya tahu ada mobil terbang dan terdengar letusan, blar. Seorang penumpangnya laki-laki terlempar keluar, sedang pengemudinya seorang perempuan terjepit badan mobil,” ujar saksi mata bernama Suparno.

Suparno melanjutkan, saat warga mendekat, laki-laki yang kemudian dikathui sebagai Ragil tersebut ternyata telah meninggal dunia di tempat ia terjatuh.

“Kalau sopirnya, perempuan cantik masih hidup meski dalam keadaan terjepit dan dibawa ke rumah sakit Magetan,” lanjutnya.

3. Melaju kencang tanpa mengerem

AKP Sukono menyebutkan, saat kejadian mobil melaju cukup kencang dan menabrak guardrail (pagar pengaman) hingga terbang ke jurang.

“Diduga mobil itu berjalan lurus dan tidak ada tanda-tanda mengerem, saat berada di belokan tajam hingga menabrak pagar pengaman dan jatuh ke persawahan,” terangnya.

4. Evakuasi dibantu warga

Iptu Yudi Wiyanto menyebutkan, evakuasi mobil CRV dilakukan dengan cara ditarik truk milik warga. Mobil kemudian dibawa ke tempat barang bukti Laka Lantas Polres Magetan.

“Tim evakuasi dari Polres dan warga Sarangan. Kami agak kesulitan, karena medan tempat jatuhnya mobil itu, jauh dari jalan sehingga kami harus mendereknya terlebih dahulu baru ditarik ke atas truk,” katanya.

5. Ganti rugi untuk warga

Kecelakaan maut dan evakuasinya ini diketahui merusak sejumlah lahan pertanian milik warga. Warga mengaku mendapatkan ganti rugi, meski tak memadai.

“Tanaman kentang milik saya yang rusak karena dilalui menderek bangkai mobil, semua diganti. Tapi kalau dibandingkan hasil panen ya tidak memadai. Tapi tidak apa apa, ini musibah,” terang warga bernama Supri.

Warga lain yang tanamannya rusak karena peristiwa tersebut juga telah mendapat ganti rugi. “Saya sudah diberi ganti rugi, tidak apa, ini kan kecelakaan. Lagi pula yang tanamannya rusak tidak hanya milik saya saja. Tetangga kebun ini banyak yang rusak,” ujar Suparno.