Penuh Kontroversi, Inilah Isi Pidato Lengkap Novel PA 212 tentang Cinta Prabowo Jadi Kunci Masuk Surga


    SURATKABAR.ID – Nama Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin belakangan ini ramai diperbincangkan lantaran pernyataan kontroversialnya. Ia menyebut soal kunci masuk surga adalah jika cinta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Suboanto.

    Hal tersebut, seperti yang diwartakan oleh Tempo.co pada Minggu (14/10/2018), disuarakan Novel di hadapan para relawan sebelum dirinya memimpin doa dalam acara Deklarasi Perempuan Prabowo di Jakarta Pusat pada Jumat (12/10) lalu.

    “Mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Insya Allah masuk surga,” ujar Novel Bamukmin berdiri di panggung di depan peserta yang mayoritas adalah kaum hawa.

    Novel Bamukmin memang diundang untuk memimpin doa sebelum dimulainya Deklarasi Perempuan Prabowo. Usai para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian pemandu acara memanggil nama Novel untuk naik ke panggung.

    Saat itulah Novel lantas memulai dengan terlebih dahulu mengucapkan salam di hadapan para peserta. Setelah membacakan mukadimah, ia lalu menyampaikan pidatonya. Ada beberapa hal yang disoroti Novel, berikut ini isi lengkap ceramah Novel Bamukmin:

    Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Novel Bamukmin Soal ‘Kunci’ Masuk Surga, Begini Respons Pedas MUI

    Yang terhormat yang segenap kita hormati pengurus panitia Deklarasi Perempuan Prabowo, senantiasa dipanjangkan umurnya, disehatkan badannya, dimudahkan rezekinya, dan dibahagiakan rumah tangganya,

    Juga yang terhormat para tamu undangan. Di sini juga bisa kita lihat ada Bang Taufik, Bang Ferdinand, dan mohon maaf tokoh-tokoh lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Tapi namun insya Allah tidak mengurangi rasa hormat saya kepada beliau semua,

    Alhamdulillah dalam kesempatan kali ini Allah memberikan kita kesempatan berkumpul. Mudah-mudahan berkumpulnya kita menjadi penyebab turunnya rahmat dari Allah SWT aamiin,

    Ibu? Ibu? Masih hidup? Ibu-ibu, ada 20 ribu orang ini yang jawab cuman berlima,

    Bu, mau masuk surga? Mau masuk surga? Cinta pada Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Takbir! Insya Allah bisa masuk surga,

    Yang di sono masa masuk surga dengan penista agama? Betul enggak? Kira-kira kalau ada orang yang mendukung penista agama surga enggak? Neraka!

    Masa mau masuk surga pendukung penista agamanya, ulamanya malah dikriminalisasi didukung? Mudah-mudahan Allah memberkah langkah kita. Ini perjuangan suci Bu, ini perjuangan konstitusi, Bu?

    Perjuangan jihad kita ibu-ibu, justru pangkal telaknya perjuangan garda terdepan sekarang emak-emak di depan. Mudah-mudahan emak-emak kita selalu kompak. Mudah-mudahan emak-emak kita menjadi penjaga Pancasila, takbir!

    Insya Allah Bu, cinta pada Allah? Cinta pada Rasul? Cinta pada suami? Kok ketawa, ada yang salah saya nanya, cinta sama suami. Kalau enggak cinta sama suami sama aja bohong. Kalau enggak cinta sama suami enggak masuk surga, betul?

    Cinta sama suami? Cinta sama suami? Bohong, saya enggak percaya. Kalau cinta sama suami, kondangan sama mau tidur rapian mana, Bu? Kondangan lu,

    Giliran deklarasi datang menor-menor. Betul enggak? Apa lagi dipake, bedak Syahrini dua juta dipake, lupa itu mereknya, Mebeline itu berapa itu, harganya satu setengah.

    Tapi mudah-mudahan Allah memberkahi langkah kita. Semoga jihad dihitung oleh Allah menjadi suatu perjuangan untuk membela negara kita. Membela Pancasila yang sekarang negara ini lagi krisis, betul? Yang BBM-nya tinggi, yang dollarnya semakin meroket, bencana di mana-mana. Kenapa? Karena tak lain dan tak bukan pemimpin zolim sehingga Allah murka, takbir!

    Mudah-mudahan kita mampu. Perempuan-perempuan Prabowo mudah-mudahan insya Allah Prabowo menang mengatasi negara ini dari mala bencana, takbir! Takbir!

    Isi ceramah Novel Bamukmin ini pun langsung menuai beragam komentar. Menanggapi hal tersebut, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade buka suara. Ia menegaskan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memperingatkan Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin untuk tidak memasukkan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam pidato di acara politik.

    [wpforms id=”105264″ title=”true” description=”true”]