Dibantu Banyak Tokoh, Tim Jokowi-Ma’ruf Targetkan Raih 60% Suara di Jabar


    SURATKABAR.ID Abdy Yuhana selaku Sekretaris Tim Kampanye Daerah Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi)-Ma’ruf di Jawa Barat menargetkan pasangan ini harus bisa meraih 60 persen suara dari Jawa Barat. Menurutnya, Tanah Priangan ialah kawasan strategis untuk pemilihan presiden tahun depan.

    “Jawa Barat merupakan salah satu wilayah strategis di Pilpres 2019 mendatang. Jumlah penduduknya sekitar 40 juta jiwa. Kami targetkan Pak Jokowi KH Ma’ruf bisa meraih 60 persen suara di Jawa Barat,” papar Abdy Yuhana, di Kota Bandung, Sabtu (13/10/2018). Demikian sebagaimana dilansir dari laporan Liputan6.com.

    Abdy Yuhana yang ditemui seusai Rakorda Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Kota Bandung tersebut menyampaikan, terdapat sejumlah daerah di Jawa Barat yang perlu khusus diperhatikan agar pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin ini bisa menang di wilayah tersebut.

    “Dan berdasarkan pemetaan untuk daerah priangan timur dan barat, perlu mendapat perhatian khusus karena kurang menguntungkan bagi pasangan Jokowi-Ma`aruf Amin,” ungkapnya, menukil reportase Antara.com.

    Penuturannya, dalam memperoleh suara dari sejumlah daerah tersebut, perlu komunikasi dan sosialisasi yang intens kepada para warganya, terutama yang berkenaan dengan sejumlah program selama kepemimpinan Jokowi.

    Baca juga: Demi Jokowi, Yenny Wahid Mundur dari Posisi Direktur Wahid Institute

    “Oleh karena itu akan dilakukan berbagai upaya dan komunikasi, tapi tidak boleh fitnah, hoaks atau bohong. Jadi tetap kampanye yang santun,” imbuh Abdy.

    Tokoh-Tokoh Siap Bantu

    Pemaparan Abdy, sejumlah tokoh siap membantu dalam pemenangan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jawa Barat. Tokoh-tokoh tersebut adalah Dedi Mulyadi, TB Hassanudin, Uu Ruzhanul Ulum dan Ridwan Kamil yang kini menjadi Gubernur Jawa Barat.

    “Sejumlah nama dari pasangan calon gubernur dan gubernur terpilih Jawa Barat siap mendukung. Tentu ini menjadi sisi positif dalam pemenangan di Jawa Barat,” sebutnya.

    Secara terpisah, Dwi Subawanto selaku Ketua Bara JP DPD Jawa Barat menyampaikan, pihaknya akan berfokus kepada urban people lantaran kekalahan Jokowi pada Pemilihan Presiden 2014 sebelumnya di Jawa Barat dipengaruhi oleh mereka.

    “Urban people sendiri tidak memiliki nilai atau ideologi politik, yang mudah berubah suaranya oleh berbagai faktor seperti sembako atau uang. Berdasarkan pemetaan ada di daerah Depok, Bogor dan Bekasi,” bebernya menginformasikan.

    Pengakuannya, kekalahan Jokowi di Jawa Barat pada Pilpres 2014 lalu disebabkan oleh kurang maksimalnya suara dari urban people tersebut. Adapun suara dari masyarakat ini memberikan dampak yang signifikan bagi suara di Jabar.

    Kata PKB

    Melansir Kompas.com, Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga buka suara mengenai target ini.

    “Target setidaknya 60 persen,” ujar Muhaimin di sela-sela pertemuannya dengan kader dan simpatisan PKB di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10/2018).

    Ia menambahkan mengenai banyaknya caleg, konstituen dan warga Nahdlatul Ulama (NU), hingga kelompok profesi di Jawa Barat yang bisa dikerahkan untuk meningkatkan peluang kemenangan Jokowi-Ma’ruf sekaligus partainya pada Pemilu 2019.

    “Sehingga insya Allah akan bertambah sampai 60 persen (di Jawa Barat),” imbuh Cak Imin.

    Muhaimin di lain pihak juga optimis bahwa keputusan partai yang mengusung Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi ini berdampak pada perolehan kursi PKB di DPR. Dia menyampaikan, 100 kursi di DPR pada Pemilu 2019 ditargetkan oleh PKB.

    [wpforms id=”105264″ title=”true” description=”true”]