Hajar Tim McGregor di Luar Oktagon, Khabib: Dia Mencela Agama, Ayah, dan Negara Saya


SURATKABAR.ID – Petarung Rusia, Khabib Nurmagomedov jadi sorotan, usai mempecundangi superstar UFC, Conor McGregor dan bikin rusuh di T-Mobila Arena, Las Vegas, Minggu kemarin.

Usai mengalahkan McGregor di UFC 229, Nurmagomedov melompati Oktagon dan terlibat keributan dengan tim McGregor di bangku penonton. Kerusuhan pun pecah.

Aksi brutal Khabib ini merupakan ledakan amarahnya setelah dia beberapa kali dicela oleh McGregor dan timnya dalam beberapa kesempatan, sebelum laga.

Aksi Khabib ini menuai kritikan. Tapi ada juga yang membela reaksinya itu. Di sisi lain, Khabib juga mendapat pujian dari presiden Rusia, Vladimir Putin usai laga.

Baca Juga: Mengejutkan! Mayweather Bakal Lakukan Ini Setelah Kalahkan McGregor

“Dia (McGregor) boleh saja foto bareng dengan Putin (saat nonton bareng final Piala Dunia 2018 di Rusia),” kata Khabib dilansir dari viva.co.id, Senin (8/10/18).

“Tapi Putin menghubungi saya, dia mengatakan kepada saya bahwa dia bangga kepada saya. Dan dia mengucapkan selamat kepada saya,” jelasnya.

Tidak lupa, Khabib pun meminta maaf karena gagal mengendalikan emosinya. Sebab McGregor terkadang menjadikan agama dan ayahnya sebagai bahan celaan.

“Saya minta maaf kepada Vegas, kepada Nevada. Saya tahu, ayah saya pasti akan memukul saya saat saya pulang ke rumah (gara-gara bikin rusuh),” katanya.

“Tapi dia (McGregor) membicarakan agama saya, negara saya, ayah saya. Ini olahraga terhormat, bukan olahraga adu mulut. Saya ingin mengubah itu. Jangan bicara soal agama dan negara seseorang,” tegasnya.

Rusuh yang terjadi usai Khabib mengalahkan McGregor di ronde keempat, Khabib melompati Oktagon dan menyerang tim McGregor yang mencelanya di bangku penonton, sepanjang laga.

Tidak hanya di bangku penonton, tawuran pun terjadi di dalam Oktagon ketika McGregor yang masih kepayahan terlibat baku hantam dengan tim Khabib.

Aksi brutal Khabib ini pun menuai kritikan dari petarung UFC lainnya, Tony Ferguson. “Mereka seharusnya bersikap profesional,” katanya kepada ESPN.

Ferguson menambahkan, celaan McGregor sebelum laga soal agama, negara dan ayah Khabib, bukan alasan petarung asal Rusia tersebut bersikap brutal seperti itu.

“Dia (Khabib) seharusnya meraih kemenangan, menerima sabuk juara, dan pergi seperti seorang profesional. Tapi sebaliknya, dia malah bersikap seperti binatang,” lanjut Ferguson.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaFakta-Fakta Mencengangkan Tentang Kericuhan di Pertandingan Khabib Vs McGregor
Berita berikutnyaNaas! Gagal Lolos Bintara Polri, Pria Ini Malah Tertipu Ratusan Juta