Buka MTQ Nasional 2018 di Medan, Jokowi Dapat Gelar Adat


SURATKABAR.ID – Pada Minggu pagi tadi (07/10/2018), Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan agendanya, Jokowi akan mendapat gelar adat dari Kesultanan Deli ,selain membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII.

Mengutip laporan Tempo.co, Minggu (07/10/2018), pada pukul 07.30 WIB, rombongan Jokowi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1. Pada pukul 09.40 WIB, mereka tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Jokowi dan rombongan disambut oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal M. Sabrar Fadhilah, dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Agus Andrianto setibanya di Bandara Kualanamu.

Menurut keterangan dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jokowi langsung menuju Istana Maimon, Kota Medan, untuk menerima penganugerahan gelar adat dari Kesultanan Deli.

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional

Bey, menambahkan, petang harinya, Jokowi meresmikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018 di Arena Utama MTQ Nasional XXVII, Kota Medan. Setelah membuka MTQ Nasional XXVII, Jokowi dan rombongan menuju hotel di Kota Medan untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

Baca juga: Tampil Anggun di Acara Ultah TNI Ke-73, Intip Deretan Potret Bella Saphira dan Suami Tercinta

Sementara itu, beberapa tokoh yang turut mendampingi Jokowi dan Iriana di antaranya ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Komandan Paspampres Mayor Jenderal Suhartono, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda Trisno Hendradi, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Menyoal keamanannya, seperti dilansir dari reportase SindoNews.com, Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah sudah menekankan kepada anggotanya agar pengamanan VVIP terhadap presiden berjalan maksimal.

Keamanan Sesuai SOP

“Sebagai Panglima Komando Operasional (Pangkoops) saya tekankan, pengamanan VVIP harus berjalan dengan lancar. Tidak ada kata ulangi dalam kegiatan pengamanan VVIP. Semua harus berlanjut sesuai dengan rencana. Untuk itu Dansatgas dan Satgas dituntut untuk mampu melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” ujar Pangdam.

Guna mengantisipasi dinamika perkembangan situasi di lapangan, Sabrar menyampaikan beberapa atensi untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Pertama, masing-masing personel harus memahami tugas dan pedomani prosedur dalam penanganan tindakan di lapangan.

“Kedua, check and recheck sampai detik terakhir. Baik sebelum, selama, dan sesudah Presiden RI dan Ibu Iriana beserta rombongan menuju ke objek yang dituju. Terakhir, adakan kordinasi di lapangan agar permasalahan yang timbul bisa segera diatasi sedini mungkin,” tegasnya.

Adapun Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto selaku Wakil Panglima Komando Operasional (Wapangkoops) meminta doa restu dari semua pihak agar tugas pengamanan berjalan dengan lancar.

“Pengamanan akan kita laksanakan sesuai dengan yang sudah menjadi SOP. Ada aturannya, akan kita ikuti dan laksanakan, mohon doa restu agar apa yang kita kerjakan bisa berjalan lancar dan sukses,” tutupnya.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.