Tak Bermoral! Di Tengah Duka yang Melanda Palu, Sekelompok Orang Malah Nekat Jarah Toko Handphone


SURATKABAR.ID – Di tengah-tengah duka dan air mata Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), masih ada orang-orang yang tanpa pikir panjang nekat melancarkan aksi tak bermoral. Sekelompok orang menjarah toko telepon seluler Makmur Jaya di Jalan Basuki Rahmat, pada Senin (1/10) pagi.

Diwartakan oleh CNNIndonesia.com, pada Senin (1/10/2018), sejumlah pelaku aksi penjarahan toko handphone berhasil diamankan aparat kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.

“Benar. Tadi pagi kami berhasil mengamankan orang yang akan menjarah toko handphone,” tutur Irjen Setyo Wasisto, ditemui di Markas Polri, Senin (1/10).

Jenderal bintang lima tersebut pun menunjukkan bukti berupa rekaman video. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah orang diduga pelaku dikondisikan dalam posisi tiarap usai diamankan polisi. Di video yang sama, tampak pintu toko berhasil dibobol para pelaku.

Sebanyak puluhan aparat kepolisian dengan senjata lengkap meminta pelaku-pelaku tersebut untuk menyerah dan meletakkan barang-barang yang sebelumnya sempat dibawa lari dari dalam toko telepon seluler tersebut.

Baca Juga: Ketika Dahsyatnya Tsunami Palu Bikin Para Ilmuwan Dunia Terheran-Heran, Ini Penyebabnya

“Kami amankan dulu, kami lakukan pemeriksaan,” tambah Setyo kemudian.

Meski terjadi di tengah kondisi yang sedang tak kondusif akibat bencana alam, bagaimana pun aksi penjarahan, ditegaskan Setyo, sama sekali tidak bisa dibenarkan. Ia memastikan aparat kepolisian akan mengamankan seluruh toko di Palu guna menghindari upaya penjarahan oleh oknum yang tak bertanggung jawab kembali terulang.

Ia mengungkapkan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Palu setelah insiden gempa dan tsunami besar, sebanyak 1.400 personel kepolisian tambahan sudah diterjunkan, pada Sabtu (29/9) pekan lalu.

Terkait bencana besar yang melanda Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan seluruh kegiatan akan kembali normal dalam waktu satu pekan pascainsiden. Mulai dari jaringan listrik, telekomunikasi, dan bandara bakal dipulihkan secara bertahap.

“Dalam seminggu akan diselesaikan, sehingga normal kembali, kehidupan sehari-hari masyarakat di sana. Memang problem-problem ini baru sehari dua hari, sehingga semuanya kaget, syok, memang harus kita selesaikan,” ujar Jokowi di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Senin (1/10).