Berburu Foto Tanpa Busana Hingga Minta Korban Layani Nafsu, Ini Modus Pelaku yang Bikin Wanita Bertekuk Lutut


    SURATKABAR.ID – Meski zaman sudah semakin modern dengan kemajuan berbagai alat teknologi, namun tetap tak sedikit orang yang masih saja mudah diperdaya dengan hal-hal yang berbau klenik. Seperti yang dialami seorang gadis asal Blitar, Jawa Timur satu ini.

    AY (20), seperti dilansir dari laman Grid.ID pada Kamis (27/9/2018), menjadi korban kebejatan seorang pria yang mengaku orang pintar. Pelaku dengan lihainya memperdaya korban bahwa dirinya akan membantu korban melepaskan roh jahat yang ingin mengganggunya.

    Kasus berawal mula ketika AY bertemu dengan pelaku di sebuah karnaval Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus lalu. Begitu melihat korban, pelaku berpura-pura sebagai paranormal ternama mengatakan pada AY kalau di dekatnya ada roh dengan niat jahat.

    Ia menegaskan pada korbannya bahwa roh tersebut sangat berbahaya yang jika dibiarkan keselamatan dirinya serta orangtuanya bisa terancam bahaya mengerikan. Pelaku juga mengaku orang indigo yang lahir dengan kemampuan melihat makhluk tak kasat mata di sekeliling.

    AY dan pelaku kemudian saling bertukar nomor WhatsApp. Melalui aplikasi tersebut, keduanya pun saling berkomunikasi. Pelaku mengatakan ia bisa membantu AY menyingkirkan roh jahat tersebut melalui sebuah ritual sederhana.

    Baca Juga: Keterlaluan! Larikan Murid ke Hutan, Oknum Guru MI Sampai Hati Siksa Korban Selama 3 Hari

    Gayung bersambut. Korban memberikan respon positif pada ajakan pelaku yang kemudian diketahui bernama Muhaimin (27) dan menyetujui menjalankan ritual pengusiran roh jahat seperti yang disarankan dukun abal-abal tersebut.

    Sebenarnya keanehan pertama sudah muncul. Saat itu Muhaimin mengatakan tak memerlukan rutial khusus guna mengeluarkan roh jahat di dalam tubuh AY. Namun berbekal kemampuan pelaku mensugesti pikiran korbannya, ia mendapatkan foto AY tanpa busana.

    Usai mendapatkan foto tak senonohdari korban, Muhaimin pun segera melancarkan aksi bejatnya. Ia mengajak korban menemui dirinya di alun-alun Kecamatan Sutojayan. Tanpa menaruh curiga sedikit pun, korban datang memenuhi undangan pelaku.

    Pada Jumat (14/9) lalu, pelaku meminta korban menjalankan ritual ke sebuah penginapan. Sampai di sini, korban mulai menolak. Tak tinggal diam, Muhaimin mengeluarkan trik selanjutnya. Ia mengancam akan menyebarluaskan foto pribadi korban jika keinginannya tak dipenuhi.

    Lantaran takut fotonya tersebar, korban akhirnya setuju. Mereka mendatangi sebuah penginapan di Kota Blitar. Dan benar saja. Bukannya melakukan prosesi ritual seperti yang dijanjikan, pelaku malah meminta korban memuaskan nafsu kelelakiannya.

    Sempat menolak, korban lagi-lagi dibuat tak berdaya ketika menerima ancaman yang sama. Aksi tak bermoral Muhaimin tak selesai sampai di situ. Ia kembali mengerjai korban dengan meminta uang untuk dibelikan ponsel baru.

    “Puncaknya, kemarin itu, korban dimintai uang dan disuruh membelikan HP baru. Jika menolak, fotobugilnya akan disebarkan. Karena ketakutan, korban akhirnya mengadu pada orangtuanya,” ungkap AKBP Anisullah M Ridha ketika dimintai konfirmasi atas kasus tersebut.

    Orangtua AY yang mendengar cerita dari putrinya tentu tak terima dan berencana menjebak pelaku. Korban diminta berpura-pura menyetujui permintaan pelaku yang untuk kesekiankalinya mengajak bertemu.

    Begitu pelaku menerima uang dari tangan korban, polisi yang sudah bersiap di lokasi langsung meringkusnya. Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara sesuai Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.