Novel Bamukmin Curiga, Pencekalan Habib Rizieq Shihab karena Ini

SURATKABAR.IDSekretaris Jenderal Koordinator Pelaporan Bela Islam Novel Bamukmin menjelaskan soal pencekalan terhadap Rizieq Shihab oleh otoritas Arab Saudi.

Novel mengatakan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu sebelumnya tiga kali dilarang pergi ke Malaysia untuk menyelesaikan disertasi doktoralnya.

“Per Juli tanggal 8, 12, dan 19, itu tiga kali gagal untuk penerbangan Jeddah ke Kuala Lumpur,” kata Novel, dikutip Tempo, Rabu (26/9/2018).

Novel menduga pencekalan terhadap Rizieq Shihab oleh Arab Saudi karena ada pesanan dari pemerintah Indonesia. Menurut dia, pemerintah Indonesia memiliki agenda agar Arab menahan Rizieq saat masa berlaku visanya habis.

“Karena persyaratan untuk tinggal di sana memang sebelum visa habis, harus keluar dulu dari negara itu, karena visanya kunjungan wisata,” ujar Novel.

Baca juga: Rizieq Shihab Dicekal Arab Saudi, Fadli Zon: Tidak Boleh Dihalangi

Novel mengatakan, seandainya pada Juli lalu Rizieq mendapat izin ke Malaysia, Imam Besar FPI itu berencana melanjutkan perjalanannya ke Indonesia. Namun, kata Novel, kepulangannya menjadi sulit lantaran sekarang Rizieq tak bisa keluar dari Arab Saudi.

Novel juga menduga pelarangan itu karena pemerintah Indonesia saat ini panik. Alasannya, Rizieq dianggap memiliki pengaruh kuat di Indonesia.

Jika Rizieq kembali ke Tanah Air, dapat mengancam pemerintah saat ini yang ingin melanjutkan kekuasaannya hingga dua periode.

“Ini yang ditakutkan, maka bagaimanapun akan dibikin Habib Rizieq enggak bisa balik,” tuturnya.

Pencekalan terhadap Rizieq Shihab telah dilaporkan ke DPR. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima pengaduan Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

“Terima kasih kepada Nasrullah Nasution mewakili tim advokasi GNPFU yang telah menyampaikan pengaduan dan permohonan perlindungan terhadap WNI atas nama Habib Rizieq. Kami terima sebuah bundle dengan gambar dan bukti audio visual,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/9/2018).