Diduga Lakukan Penipuan Proyek Villa, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi


SURATKABAR.ID – Musisi Ahmad Dhani yang kini tengah terjun ke dunia politik dilaporkan oleh seorang warga Sidoarjo ke Polda Jatim. Zaini Ilyas—demikian nama warga Sidoarjo tersebut, melaporkan suami Mulan Jameela ini atas dugaan penipuan dan penggelapan pada Rabu (26/09/2018). Arif Fathoni selaku kuasa hukum Zaini Ilyas menngungkapkan, kasus ini bermula dari masalah utang piutang.

Mengutip laporan Kompas.com, Kamis (27/09/2018), Ahmad Dhani mempunyai tanggungan utang Rp 200 juta kepada kliennya.

“Somasi sudah 3 kali dikirim, karena belum ada itikad baik, klien kami akan melaporkan Ahmad Dhani ke Polda Jatim,” ujarnya membeberkan, menukil reportase TribunNews.com.

Arif melanjutkan, Ahmad Dhani meminjam uang kepada kliennya pada Mei 2016 sebesar Rp 400 juta untuk membangun proyek Villa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kemudian, uang itu dikirim ke Dhani pada Mei 2016, dengan 2 kali pengiriman masing-masing Rp 200 juta. Dhani berjanji mengembalikan uang tersebut setelah sebulan kemudian. Namun hingga September 2016, janji pelunasan itu tidak terbukti.

Baca juga: Kunjungi Pasar di Semarang, Sandiaga Kaget Ada Tempe Sachet

“Akhir 2016 Dhani membayar dengan cek Rp 200 juta melalui orang suruhan, namun sisanya sampai saat belum jelas,” imbuh Arif.

Memasuki akhir 2017, somasi pertama dan kedua dikirim ke pihak Dhani. Dari somasi kedua, pihak Dhani menjawab somasi dengan berjanji akan membayar dengan cara mencicil sebesar Rp 10 juta per bulan.

“Kuasa hukum Dhani menyebut, piutang belum terselesaikan karena bisnis hiburan sedang sepi,” tukasnya menambahkan.

Adapun untuk somasi ketiga telah diluncurkan pada Februari 2018, karena janji cicilan Rp 10 juta per bulan juga tidak terealisasi.

“Karena terus menunggu dan tidak ada kejelasan, maka klien kami berencana menempuh jalur hukum,” tandasnya.

Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera membenarkan adanya laporan atas nama Zaini Ilyas sebagai pelapor dan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai terlapor.

Dalam laporan nomor LPB/1232/IX/2018/UM/JATIM itu Ahmad Dhani dilaporkan dengan dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

“Semua laporan pasti diproses. Dalam waktu dekat pelapor maupun terlapor akan dipanggil untuk diperiksa,” ungkapnya.

Secara terpisah, Hendarsam Marantoko selaku kuasa hukum Ahmad Dhani mengaku heran jika ada yang melaporkan Ahmad Dhani yang kini merupakan juru kampanye nasional (jurkamnas) pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno tersebut. Apalagi jika dilaporkan ke polisi karena masalah piutang.

“Salah alamat itu. Pasal apa kalau dilaporkan, saya rasa tidak ada penipuan. Itu hanya urusan utang piutang saja, bisa dibicarakan,” tandasnya.

Ia melanjutkan bahwa yang namanya urusan utang piutang harusnya diselesaikan secara perdata di pengadilan.

“Jika ada pihak yang dirugikan, semestinya harus menggugat secara perdata di pengadilan, bukan lapor polisi,” tegasnya memungkasi.